
Ilustrasi merasakan kedutan di wajah. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasakan kedutan di wajah yang tidak dapat dikendalikan dan terus terjadi dalam waktu yang lama? Dalam bahasa medis, gejala itu disebut dengan hemifacial spasm.
Penyakit ini adalah gangguan saraf wajah yang menyebabkan kedutan atau kontraksi otot wajah secara tidak terkendali dan berulang di satu sisi wajah. Kondisi ini biasanya terjadi akibat tekanan pembuluh darah pada saraf wajah.
Menurut dr. Wienorman Gunawan, Sp.BS, Dokter Spesialis Bedah Saraf di Bethsaida Hospital, hemifacial spasm terjadi akibat adanya gangguan pada saraf wajah yang disebabkan oleh benturan dari pembuluh darah di sekitarnya.
“Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah cenderung memanjang dan kehilangan elastisitasnya, sehingga dapat menekan saraf wajah," ujarnya kepada wartawan, Jumat (14/3).
"Inilah yang menyebabkan kontraksi otot wajah secara tidak normal,” sambung pria yang akrab disapa dr. Noerman itu.
Gangguan ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga berdampak pada kepercayaan diri penderitanya, terutama pada perempuan.
Sebab, kedutan yang terjadi terus-menerus dapat mengganggu ekspresi wajah dan membuat seseorang merasa malu dalam berinteraksi sosial.
Pilihan Pengobatan Hemifacial Spasm
Adapun bagi penderita hemifacial spasm yang tidak membaik dengan pengobatan oral, dr. Noerman menyebut bahwa setidaknua terdapat dua metode utama yang dapat dilakukan untuk mengatasi kondisi ini. Berikut penjelasannya.
1. Microvascular Decompression (MVD)
Teknik ini bertujuan untuk menghilangkan tekanan pembuluh darah pada saraf wajah dengan prosedur operasi yang bertujuan untuk memisahkan saraf dari pembuluh darah yang menekannya.
2. Injeksi Botulinum Toxin (Botox)
Metode ini dilakukan dengan menyuntikkan Botox ke area yang mengalami kedutan untuk mengurangi kontraksi otot yang berlebihan. Terapi ini biasanya dilakukan secara berkala sesuai dengan kebutuhan pasien.
“Kedua metode ini memiliki keunggulan masing-masing dan perlu disesuaikan dengan kondisi pasien. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter spesialis bedah saraf sangat penting agar pasien mendapatkan penanganan yang tepat," papar dr. Wienorman.
Di Bethsaida Hospital Gading Serpong sendiri terdapat Brain & Spine Center dengan fasilitas lengkap untuk menangani berbagai gangguan saraf, termasuk hemifacial spasm.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
