JawaPos.com-Kebanyakan orang lebih memilih duduk santai atau bahkan langsung beristirahat setelah menikmat makanan. Namun, tahukah Anda bahwa berjalan kaki setelah makan bisa memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan?
Kebiasaan sederhana ini ternyata dapat membantu pencernaan, mengatur kadar gula darah, hingga meningkatkan kualitas tidur. Banyak penelitian membuktikan bahwa berjalan kaki setelah makan dapat meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.
Pertanyaannya, kapan waktu terbaik untuk berjalan kaki, sebelum atau setelah makan? Kedua pilihan ini memiliki manfaat yang berbeda. Untuk mengulasnya lebih lanjut, berikut 7 manfaat utama berjalan kaki setelah makan, dikutip dari Vogue, Selasa (4/2).
Masalah pencernaan seperti kembung, sembelit, atau asam lambung naik sering terjadi setelah makan. Berjalan kaki membantu mempercepat proses pencernaan dengan merangsang pergerakan usus dan lambung, sehingga makanan lebih cepat dicerna dan mengurangi risiko gangguan pencernaan.
-
Mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Olahraga ringan seperti berjalan kaki setelah makan telah terbukti mampu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Bahkan, berjalan kaki selama 10–15 menit setelah makan lebih efektif dalam mengurangi risiko penyakit jantung dibandingkan dengan satu sesi olahraga panjang dalam sehari.
Setelah makan, kadar gula dalam darah bisa melonjak, terutama setelah mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Berjalan kaki setelah makan membantu tubuh mengontrol lonjakan gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin dan mencegah risiko diabetes tipe 2.
-
Membantu Menurunkan Berat Badan
Selain olahraga intensif, berjalan kaki setelah makan juga dapat membantu membakar kalori. Dengan berjalan selama 10–30 menit setelah makan, tubuh lebih efisien dalam mengatur metabolisme lemak dan mengurangi keinginan ngemil yang berlebihan.
-
Meningkatkan Kualitas Tidur
Bagi Anda yang mengalami kesulitan tidur, berjalan kaki setelah makan malam bisa menjadi solusi alami. Aktivitas ini membantu tubuh mengatur ritme sirkadian sehingga tidur menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.
Editor: Dinarsa Kurniawan