
Foto madu dan honeycomb./Freepik
JawaPos.com - Madu-madu yang biasa kita temukan biasanya sudah melalui proses pasteurisasi untuk membunuh kuman-kuman dan bakteri yang tersisa.
Proses ini juga membunuh ragi yang tidak diinginkan, memberikan warna yang lebih cantik pada madu, menghilangkan kristalisasi, dan memundurkan masa kadaluarsanya.
Akan tetapi proses tersebut membunuh banyak bakteri baik pada madu juga.
Dilansir dari Healthline, penggunaan madu mentah sudah dilakukan sejak beraturan tahun lalu sebagai obat tradisional karena khasiatnya untuk kesehatan.
Madu mentah kaya akan antioksidan yang dapat membantu tubuh kita terlindung dari radikal bebas.
Radikal bebas adalah atom-atom yang tidak stabil dan berkontribusi atas penuaan sel. Hal tersebut juga akan mempengaruhi pertumbuhan atau perkembangan penyakit kronis.
Madu mentah memiliki kandungan polyphenol yang memiliki manfaat anti-inflamatori atau anti radang.
Madu mentah juga mengandung pollen dan propolis yang dapat membantu penyembuhan penyakit pernapasan, pencernaan, jantung, dan saraf. Beberapa penelitian juga melihat potensi madu mentah sebagai obat kanker.
Nutrisi pada madu mentah biasanya tergantung dari asal madunya. Tapi pada umumnya, madu mentah mengandung gula yang rendah dan vitamin serta mineral yang tinggi.
Madu mentah pada umumnya mengandung kalsium, magnesium, manganese, niacin, asam pantothenic, phosphorous, potassium, riboflavin, dan zinc.
Dalam sebuah penelitian, ditemukan bahwa propolis pada madu mentah memiliki manfaat anti jamur dan antibakteri.
Propolis ini berasal dari air liur lebah, lilin lebah, dan bunga yang dipolinasi.
Madu mentah juga memiliki khasiat antimicrobial yang dapat digunakan untuk menyembuhkan luka.
Akan tetapi untuk mengobati luka madu yang dipakai harus berasal dari madu berkualitas medis yang telah diteliti dan disterilkan.
Walaupun penelitiannya sangat terbatas, madu mentah juga sudah lama digunakan sebagai obat diare. Karena madu mentah memiliki prebiotik, yang bagus untuk organ pencernaan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
