Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Juni 2024 | 21.08 WIB

RSIA Kendangsari Merr Surabaya Sebut Kasus Meningkat, Kenali Gejala Vaginismus sejak Awal, Tidak Bisa Berhubungan Intim

Peresmian Program Urogynekologi Center atau MUACH (Merr Urogynecology and Aesthetic Center Healthcare) RSIA Kendangsari Merr Surabaya. (Dimas Nur/JawaPos.com) - Image

Peresmian Program Urogynekologi Center atau MUACH (Merr Urogynecology and Aesthetic Center Healthcare) RSIA Kendangsari Merr Surabaya. (Dimas Nur/JawaPos.com)

JawaPos.com–Pernah dengar kata atau istilah medis vaginismus? Secara medis, vaginismus adalah sebuah kondisi vagina yang menegang tidak sengaja.

Kondisi vagina yang menegang terjadi saat awal berhubungan seks. Ketika memasukkan tampon atau saat menjalani pemeriksaan panggul. Menurut Prof. Dr. dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, SpOG., Subsp.Urogin.RE kasus vaginismus terus mengalami peningkatan sejak 2020. Pasien vaginismus tidak bisa berhubungan intim.

Berdasar catatan, pada 2020, dia hanya menangani lima pasien. Namun, pada 2023 jumlahnya meningkat menjadi 67 pasien.

”Termasuk pasien dari berbagai daerah seperti Bali, NTT, dan Kalimantan. Pada 2024 hingga April, sudah ada sekitar 28 kasus,” kata Prof Eighty saat ditemui di peresmian Program Urogynekologi Center atau MUACH (Merr Urogynecology and Aesthetic Center Healthcare), Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Kendangsari Merr Surabaya.

Keterbukaan informasi era sekarang, kata Prof Eighty, menjadi salah satu pemicu mengapa kasus vaginismus meningkat. Tak sedikit pasien mulai menyadari adanya vaginismus.

Dia menambahkan, pihaknya akan memastikan terlebih dulu apakah pasien mengalami permasalahan anatomi atau tidak.

”Saya pernah menemui pasien yang menangis ketika datang, mengatakan bahwa dia sudah menikah selama 14 tahun dan tidak bisa melakukan hubungan seksual sama sekali. Setelah 4 tahun pertama pernikahannya, dia tidak bisa melakukan hubungan seksual,” beber Eighty.

Lantas, apa penyebab dari vaginismus? Ada beberapa hal yang bisa menjadi pemicu vaginismus. Antara lain, pelecehan seksual, doktrin soal berhubungan seksual adalah hal tabu, hingga faktor emosional.

”Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik kepada pasien. Lalu, menanyakan bagaimana riwayat pasien termasuk kesehatan hingga seksual. Ada pasien itu karena sudah frustasi, penis pasangannya itu sampai tidak bisa ereksi atau ejakulasi dini,” ungkap Eighty.

Direktur Utama RSIA Kendangsari Merr dr Dhimas Panji Condro MHum mengatakan, layanan itu diluncurkan berawal dari perintah Kementerian Kesehatan yang menjalankan visi dari Presiden Joko Widodo. Masyarakat harus sehat dan produktif. Dari permintaan presiden diterjemahkan Kementerian Kesehatan dengan enam pilar.

”Ranah kita di pilar kedua yaitu transformasi layanan rujukan yaitu rumah sakit mulai tipe terendah D sampai A. Di pilar kedua ada beberapa item. Salah satunya, tiap rumah sakit diminta mengembangkan layanan center of excellence atau layanan unggulan. Kita melihat apa peluang yang bisa membuat kita lebih unggul dari RS lain. Kami melihat yaitu keberadaan uroginekolog di Surabaya,” kata Dhimas saat pers conference Merr Moment Intima Summit, Sabtu (29/6).

Program Urogynecologi Center itu diberi nama MUACH (Merr Urogynecology and Aesthetic Center Healthcare). MUACH memiliki keunggulan berupa dukungan beberapa alat berteknologi tinggi seperti laser dan biofeedback.

Alat tersebut sangat membantu pemberian layanan area kewanitaan menjadi lebih komprehensif dan less invasive sehingga hasil treatment akan lebih baik dan lebih terukur.

”Penyediaan alat canggih ini tidak lepas dari kontribusi beberapa mitra kami yaitu Regenesisserta Tim Urogynekologi Surabaya, yang akan terus saling berkolaborasi untuk memberikan layanan terbaik bagi para pasien,” beber Komisaris PT Merr Medika Mulia Prof. Dr. dr. Budi santoso, Sp.OG, Subsp. F. E. R.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore