Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 April 2024 | 18.40 WIB

Kenali Empat Manfaat Lompat Tali untuk Kesehatan Tubuh

Olahraga Lompat tali - Image

Olahraga Lompat tali

JawaPos.com - Lompat tali merupakan salah satu bentuk olahraga serbaguna dan efektif menawarkan banyak manfaat kesehatan bagi banyak orang. Lompat tali merupakan sebuah latihan kardiovaskular atau aerobik yang membuat jantung terpompa dan juga berfungsi sebagai latihan plyometric.

Plyometrics adalah gerakan eksplosif yang menggabungkan kekuatan dan kecepatan. Dengan latihan pliometrik, menantang otot untuk mengerahkan kekuatan sebanyak mungkin dalam interval cepat.

Atlet sering menggunakan plyometrics untuk berlatih. Namun pemula bisa mencoba gerakan seperti lompat tali untuk memulai plyometrics. Dibawah ini sudah kami sajikan beberapa manfaat olahraga lompat tali untuk kesehatan yang dikutip dari Goodrx.

1. Memberikan Latihan Pada Seluruh Tubuh

Saat melakukan lompat tali mungkin akan merasakan sensasi terbakar di otot betis, namun betis dan kaki ternyata bukanlah satu-satunya bagian tubuh yang bekerja saat melakukan aktivitas tersebut.

Lompat tali mengaktifkan banyak kelompok otot. Saat mengayunkan tali dan melompat, juga melakukan berefek pada bagian tubuh yang lain seperti.

  • Paha (paha belakang dan paha depan)
  • Pinggul (glutes)
  • Perut
  • Lengan (bisep dan trisep)
  • Bahu
  • Tangan dan pergelangan tangan
  • Dengan semua otot ini bermain, lompat tali menghasilkan gerakan seluruh tubuh yang efektif.

Baca Juga: Surat Megawati untuk Sidang Sengketa Pilpres: Sentil MK, Ingatkan Filosofi Kartini dan Dewi Keadilan

2. Membangun Kekuatan Otot dan Menyehatkan Jantung

Lompat tali menjadi salah satu alternatif untuk menguatkan otot. Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pliometrik (atau latihan lompat) meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot. Keuntungan tersebut dapat membantu mengerahkan lebih banyak kekuatan untuk waktu yang lebih lama.

Sebuah penelitian menemukan bahwa lompat tali berbobot mungkin lebih efektif untuk membangun kekuatan. Para pemain bola voli remaja yang berpartisipasi dalam penelitian ini memiliki kekuatan dan koordinasi tubuh bagian bawah yang lebih baik setelah 12 minggu.

Kemudian lompat tali juga tidak hanya baik untuk otot tapi juga memperkuat jantung dan paru-paru. Latihan gabungan meningkatkan detak jantung dengan cepat dengan melatih banyak otot. Dan lompat tali mungkin lebih efisien dibandingkan bentuk kardio lainnya.

Misalnya, sebuah penelitian tahun 2017 membandingkan bersepeda di dalam ruangan dengan latihan lompat tali berbasis tarian pada orang bertubuh lebih besar.

Orang yang melakukan senam lompat tali memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah dan kapasitas vital yang lebih baik.

3. Meningkatkan Performa Atletik dan Kepadatan Tulang

Lakukan lompat tali secara teratur untuk meningkatkan performa atletik. Dalam sebuah penelitian kecil, pelari ketahanan pemula berlatih lompat tali sebelum latihan. Dalam 10 minggu, mereka meningkatkan kecepatan dan kemampuan melompat.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore