
Ilustrasi perempuan yang sedang mengalami keputihan. (Sumber: freepik/user18526052).
Penjelasan ini sesuai dengan yang disampaikan oleh Buya Yahya dalam bukunya Fiqih Praktis Puasa.
Buya Yahya menguraikan bahwa dalam ilmu fiqih, cairan yang berasal dari kemaluan wanita dibagi menjadi 3 jenis: pertama, cairan yang berada di bagian luar kemaluan wanita, yang dapat dijangkau oleh jari saat jongkok atau membersihkan kemaluan saat buang air kecil, dan menurut hukum, cairan ini dianggap suci.
Kedua, cairan yang berada di bagian tengah kemaluan wanita, yaitu area yang dapat dijangkau oleh suami saat berhubungan suami istri.
Ulama memiliki pendapat yang beragam mengenai hukum cairan ini, tetapi mayoritas pendapat menganggapnya suci.
Ketiga, cairan yang keluar dari area bagian dalam, seperti air seni, air madzi, atau air mani, yang dianggap najis menurut hukum Islam.
Dalam konteks bersuci dalam agama Islam, jika seorang wanita sudah berwudhu dan kemudian mengalami keluarnya cairan dari organ intimnya, penting untuk menentukan dari area mana cairan tersebut keluar.
Jika berasal dari area ketiga (bagian dalam), maka wudhunya dianggap batal, tetapi jika berasal dari area lainnya, wudhunya tetap sah.
Dalam ilmu medis, keputihan dianggap berasal dari area tengah kewanitaan. Oleh karena itu, dalam konteks puasa, keputihan bukanlah sesuatu yang membatalkan puasa.
Hal-hal yang dapat membatalkan puasa adalah berhubungan suami istri di siang hari dan keluarnya air mani dengan sengaja, sedangkan keputihan bukan termasuk kedua hal tersebut.
Penyebab Keputihan
Keputihan dapat timbul akibat berbagai faktor, baik yang bersumber dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh.
Faktor-faktor internal yang bisa menyebabkan keputihan meliputi perubahan hormon, seperti yang terjadi selama masa pubertas, kehamilan, atau menopause.
Selain itu, infeksi juga bisa menjadi penyebab keputihan, termasuk infeksi jamur, bakteri, atau virus. Iritasi, seperti yang disebabkan oleh penggunaan sabun pembersih vagina yang tidak cocok, juga dapat menjadi penyebab keputihan.
Di sisi lain, faktor-faktor eksternal juga dapat menyebabkan keputihan, seperti pemakaian pakaian yang terlalu ketat, kebiasaan menggunakan pantyliner, atau penggunaan alat kontrasepsi.
Tips Mencegah Keputihan

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
