
Menu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk pencegahan stunting di Kota Depok. (Instagram/@depok24jam)
JawaPos.com – Persoalan stunting menjadi perhatian Pemerintah Indonesia untuk mewujudkan insan yang sehat, cerdas, dan produktif. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, Indonesia telah berhasil menurunkan 2,8 persen kasus stunting dari tahun 2021 yang mencapai 24,4 persen.
Penurunan angka stunting dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya memberikan asupan bergizi. Pemberian asupan bergizi bagi anak-anak diberikan pemerintah melalui berbagai instansi seperti posyandu, sekolah, dan sebagainya.
Namun, dugaan menu Pemberian Makan Tambahan (PMT) untuk mencegah stunting yang tidak sesuai dengan jumlah anggaran di sebuah posyandu sempat viral.
Dalam postingan yang diunggah akun Instagram @depok24jam, menyampaikan protes yang hanya mendapatkan nugget sebanyak tiga biji.
Pada akun Instagram yang sama, dikabarkan vendor catering hanya mendapatkan anggaran Rp 9 ribu per menu dari anggaran yang disediakan sebesar Rp 18 ribu per menu.
Lantas, adakah bahan makanan untuk menu pencegah stunting yang murah dan mudah di dapat? Berikut empat bahan makanan yang murah dan mudah didapatkan untuk cegah stunting:
Ikan merupakan hasil melimpah di Indonesia. Ikan memiliki berbagai kandungan gizi yang baik untuk tubuh. Salah satu jenis ikan yang dapat digunakan sebagai pencegah stunting adalah ikan kembung. Ikan ini memiliki nilai gizi yang hampir sama dengan ikan salmon dengan kandungan protein 22 g, lemak 1 g, kalsium 20 mg, besi 1,5 mg, fosfor 200 mg, omega 3, omega 6, dan vitamin A dan B1.
Ayam telah menjadi bahan panganan sehari-hari. Salah satu bagian ayam yang memiliki kandungan gizi yang baik adalah hati ayam. Hati ayam mengandung zat besi sebesar 8 mg/100 gr, karbohidrat 38,9 persen, protein 35,67 persen, lemak 16,7 persen. Hati ayam dapat dicampurkan pada bubur sebagai asupan anak.
Selain hati ayam, bagian lainnya yang mudah didapat untuk mengatasi stunting adalah telur ayam. Dalam dua butir telur ayam seberat 100 gram, mengandung kalori 154 kkal, protein 12,4 g, lemak, 10,8 g, karbohidrat, 0,7 g, kalsium 86 mg, fosfor, 258 mg, zat besi 3 mg, kalium 118,5 mg, natrium 142 mg, serta Vitamin A, B1, B2, B6, D, E, K, dan mineral zinc.
Kacang-kacangan termasuk olahannya seperti tahu dan tempe merupakan sumber protein, lemak, dan karbohidrat bagi tubuh. Selain itu, kacang-kacangan juga dapat memberikan asam amino esensial yang berfungsi membentuk karnitin sebagai penggerak pertumbuhan dan pertahanan tubuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
15 Kata Cristiano Ronaldo ke Lionel Messi Setelah sang Ayah Meninggal Dunia
Biaya Nany Widjaja untuk Lobi Pembelian Tanah Rp 50 M, Harga Tanah Hanya Rp 30 M
Bentrokan di USS Abraham Lincoln: 7 Prajurit Dilaporkan Tewas di Tengah Perang dengan Iran
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
