Ilustrasi bagian otak manusia. / sumber: britannica.com
JawaPos.com – Prosedur lobotomi, meskipun menuai kontroversi besar, namun sempat menjadi pilihan umum untuk mengatasi penyakit mental.
Selain kontroversial, prosedur ini juga dianggap mengerikan, karena mengingat tujuannya untuk memisahkan jalur saraf di otak.
Awalnya, lobotomi digunakan pada individu dengan gangguan depresi, keinginan bunuh diri, obsessive-compulsive disorder, dan skizofrenia.
Dikutip dari Britannica pada Senin (13/11), lobotomi pertama dilakukan pada akhir tahun 1880-an oleh dokter Swiss bernama Gottlieb Burckhardt.
Pada saat itu, Burckhardt mengangkat sebagian korteks otak pada pasien yang menderita halusinasi auditori dan gejala skizofrenia lainnya.
Operasi ini dilakukan pada enam pasien, di mana salah satunya meninggal beberapa hari setelahnya dan yang lainnya mengakhiri hidup dengan bunuh diri.
Namun setelah tahun 1950, praktik ini meredup seiring dengan penemuan obat antidepresan.
Prosedur lobotomi dilakukan dengan menyuntikkan jarum ke otak dan memutarnya.
Alat yang digunakan, orbitoclast, terbuat dari besi dan memiliki bentuk mirip palu dan bor panjang.
Proses ini dilakukan pada frontal lobe otak yang mengatur tentang berpikir rasional dengan tujuan memisahkan jalur saraf di bagian ini dari area lainnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
