
Ilustrasi Sindrom Peter Pan (pixabay)
JawaPos.com - Sindrom Peter Pan adalah istilah dalam ilmu psikologi yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak bisa berperilaku dewasa walau usianya sudah matang.
Istilah sindrom Peter Pan menjadi populer setelah Dr. Dan Kiley, seorang psikolog menerbitkan buku yang berjudul Sindrom Peter Pan: Pria yang Tak Pernah Tumbuh dewasa.
Istilah ini bukanlah diagnosis resmi dan hanya digunakan secara informal di dunia psikologi.
Seseorang dengan kondisi sindrom Peter Pan menolak untuk memikul tanggung jawab layaknya orang dewasa bertindak.
Mereka tidak bersikap dewasa dan cenderung memiliki sifat kekanak-kanakan.
Dikutip JawaPos.com dari MEDICALNEWSTODAY, disebutkan bahwa orang dengan sindrom ini akan kesulitan dalam membangun hubungan sosial yang sehat.
Mereka tidak dapat bersifat profesional di dunia kerja dan sulit bersikap romantis terhadap pasangannya.
Para ilmuwan masih belum mengetahui penyebab pasti dari sindrom Peter Pan karena kurangnya bahan riset.
Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa orang tua yang terlalu protektif dapat membuat seseorang lebih mungkin mengalaminya.
Ketika anak-anak memperoleh perlindungan yang berlebihan, mereka akan kesulitan untuk mengembangkan keterampilan dalam pemecahan masalah di dunia nyata.
Ketika tumbuh dewasa, mereka mungkin mengharapkan lingkungan yang lebih nyaman seperti masa kanak-kanak.
Karena Sindrom Peter Pan bukanlah diagnosis formal, maka tidak ada kriteria khusus yang menentukan kondisi tersebut.
Namun ada beberapa tanda umum yang patut diperhatikan.
Kesulitan memegang tanggung jawab dan tidak memiliki komitmen adalah salah satu tandanya.
Gejala lain yang mungkin terlihat adalah mereka memiliki sifat egois dan menghindari kritik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
