Posyandu remaja yang awal terbentuknya dibantu oleh Yayasan Plan Internasional Indonesia ini bertujuan untuk memantau kesehatan remaja secara keseluruhan dan mengedukasi remaja agar tidak terjerumus pada praktik perkawinan anak, yang mana merupakan salah satu penyebab stunting akibat kehamilan yang tidak direncanakan dengan baik.
Diketahui, WHO mencatat Indonesia masuk ke dalam kualifikasi negara dengan kasus stunting tinggi, yaitu satu dari tiga anak di Indonesia masuk ke dalam kualifikasi negara dengan kasus stunting tinggi. Padahal, diproyeksikan pada tahun 2045, Indonesia akan mengalami bonus demografi, yaitu 70 persen penduduknya didominasi usia produktif (15-64 tahun).
"Jika potensi ini tidak dibarengi dengan perbaikan kualitas hidup yang baik pula, maka besar kemungkinan Generasi Emas Indonesia 2045 tidak akan tercapai," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
