Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Oktober 2021 | 04.01 WIB

Khasiat Madu Bisa Memperbaiki Memori dan Menurunkan Stres

BERKHASIAT: Prof Dr Apt Mangestuti Agis MS gemar mengonsumsi madu untuk menjaga imunitas tubuh. Guru besar botani farmasi dan farmakognosi Unair itu biasanya langsung menuangkan madu dengan takaran satu sendok makan untuk sekali minum. Madu juga bisa ditu - Image

BERKHASIAT: Prof Dr Apt Mangestuti Agis MS gemar mengonsumsi madu untuk menjaga imunitas tubuh. Guru besar botani farmasi dan farmakognosi Unair itu biasanya langsung menuangkan madu dengan takaran satu sendok makan untuk sekali minum. Madu juga bisa ditu

Madu adalah anugerah alam. Mulanya berasal dari nektar bunga, lantas dipanen oleh lebah dan diolah di sarang mereka. Penelitian-penelitian terbaru membuktikan manfaat utama madu yang memang digunakan sejak ratusan tahun lalu.

---

ADA sekitar 300 jenis madu yang tersedia di pasaran. Variasi kualitasnya ditentukan oleh tanaman asal. Misalnya, warna, bau, rasa, jumlah zat bioaktif, mineral, dan vitamin yang berasal dari tanaman berbunga itu. Selain karbohidrat (terutama glukosa dan fruktosa), ada sekitar 200 komponen kandungan lain. Termasuk enzim, protein, asam amino, mineral, vitamin, zat aromatik, senyawa polifenol, pigmen, malam lebah, dan serbuk sari.

Lebah-lebah mengisap nektar tanaman tersebut dan mengubahnya menjadi madu. Nektar adalah cairan manis yang dibuat oleh kelenjar pada bunga. Ada sejumlah lebah yang menghasilkan madu, yakni Apis cerana, Apis dorsata, Apis mellifera, Apis floria, Apis andreniformis, Apis koschevnikov, dan Apis laborisa. Jadi, madu adalah satu-satunya produk alamiah yang berasal dari insekta.

Kehebatan madu itu juga diakui secara global dan punya nilai religius yang kuat. Umat Buddha mempersembahkan madu kepada para pendeta pada festival ’’Madu Purnima”. Ajaran Hindu memasukkan madu sebagai satu di antara lima cairan untuk mencapai kehidupan abadi. Nabi Muhammad dalam ajaran Islam menganjurkan pemakaian madu untuk pengobatan. Sejak ratusan tahun lalu masyarakat Yunani, Tiongkok, Mesir, Romawi, dan Babilonia mengonsumsinya sebagai nutrisi untuk mendapatkan kesehatan.

Madu memang memiliki kandungan nutrisi, kosmetik, terapi, dan industri yang tinggi. Khasiat madu yang terbukti secara ilmiah, antara lain, sebagai antioksidan, antiradang, antibakteri, antidiabetes, dan antitumor. Madu membantu menjaga fungsi saluran pernapasan, saluran cerna, jantung dan pembuluh darah, serta sistem saraf pusat. Juga pelindung fungsi liver. Selain itu, madu punya efek antidepresi, antistres, dan pereda kegelisahan.

Manfaat Madu pada Fungsi Otak


Pada 2021, peneliti Malaysia memublikasikan temuan ilmiah khasiat madu tualang yang tergolong madu polyfloral (dari banyak bunga) dari negeri jiran itu. Kadar asam fenolat dan flavonoid pada madu yang dihasilkan lebah Apis dorsata tersebut lebih tinggi dari madu Malaysia lain. Studi itu ditujukan untuk mempelajari efek madu terhadap fungsi kognitif otak. Yaitu, berkaitan dengan fungsi intelektual, seperti persepsi, perhatian, pembentukan pengetahuan, daya ingat, pengambilan keputusan, kemampuan berargumentasi, hingga pemecahan masalah.

Uji coba dilakukan pada hewan dan manusia. Pemberian madu pada wanita pascamenopause selama 16 minggu menunjukkan perbaikan memori dan menurunkan stres oksidatif. Gangguan memori dan stres oksidatif memang terjadi karena penurunan hormon estrogen pada kondisi menopause.

Madu juga diberikan pada tikus yang diambil indung telurnya sehingga kekurangan estrogen dan mengalami kerusakan atau penurunan fungsi uterus dan organ kelamin wanita. Pemberian madu tualang pada tikus itu menyebabkan perbaikan dan mengendalikan kerusakan.

Ada dugaan, khasiat tersebut disebabkan kerja senyawa kandungan yang punya aktivitas seperti hormon wanita estrogen. Senyawa itu juga bekerja sebagai antioksidan. Ada dugaan efek madu tualang pada wanita pascamenopause disebabkan tingginya kadar senyawa fenolik, seperti chrysin, naringenin, dan luteolin, sebagai antioksidan dan punya aktivitas estrogenik.

Hasil lain menunjukkan kerja madu tualang dalam mengendalikan kerusakan otak pada proses penuaan. Pemberian madu itu pada tikus jantan tua menunjukkan perbaikan fungsi memori dibandingkan hewan kontrol yang tidak diberi madu. Pemberian pada tikus jantan muda dan dewasa dengan dosis tertentu juga menunjukkan peningkatan kapasitas belajar dan memori dibandingkan kelompok kontrol.

Madu Menjadi Bahan Kosmetik


Telaah pemanfaatan madu untuk kosmetik dilakukan oleh peneliti dari Sri Lanka pada 2012. Madu dapat digunakan secara efektif untuk pembersih wajah, scrub, memperbaiki kelembutan dan kehalusan kulit wajah, pelembap, antijerawat, mengatasi bibir pecah, serta pembilas rambu dan conditioner.

Pembersih wajah dapat dibuat dengan mencampurkan sedikit jus lemon pada 5 ml madu. Oleskan pada wajah dan bilas. Untuk mempertahankan kelembapan, campurkan saja 2 sendok makan madu dan 2 sendok makan susu full cream. Oleskan pada wajah, biarkan 15 menit. Selanjutnya, wajah dibilas air hangat dan dilanjutkan pembilasan dengan air dingin. Komposisi untuk menjaga rambut dari kemungkinan rusak: campurkan 10 ml minyak zaitun pada 5 ml madu. Oleskan pada rambut. Biarkan selama 15 menit dan selanjutnya dibilas dengan air. Manfaat akan terlihat pada pemakaian setiap hari dan menggunakan madu yang berkualitas baik.

Madu Atasi Gangguan Saluran Pernapasan


Riset membuktikan khasiat madu dalam membantu mengatasi gangguan infeksi saluran pernapasan bagian atas. Hasilnya dapat dibuktikan dengan menurunnya frekuensi dan keparahan batuk. Kebanyakan studi dilakukan pada anak. Karena itu, madu dapat disarankan sebagai alternatif pengganti pemakaian obat golongan antibiotik. Diharapkan dengan cara itu, kekebalan kuman dan virus akibat penggunaan antibiotik dapat dihindari. (*)

PATOKAN STANDAR KUALITAS MADU


- Tingkat keasaman 3,4 sampai 4,5.

- Kadar air maksimum 18 persen. Kalau lebih, bisa menurunkan aktivitas antibakteri madu.

- Kadar air menentukan kecepatan terbentuknya kristal. Makin cepat, mutunya makin rendah. Idealnya, kristal tidak terbentuk sampai tiga bulan sesudah kemasan dibuka.

SARAN PENYIMPANAN MADU


- Simpan di dalam wadah tertutup rapat.

- Tidak disarankan menggunakan wadah berbahan logam untuk mencegah peristiwa oksidasi.

- Kualitas dapat dipertahankan pada suhu 10–21 derajat Celsius.

- Jangan disimpan di dekat sumber api.




Oleh: Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

YouTube: Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore