
Warga mengikuti donor darah di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (6/11/2020). Acara ini guna membantu kebutuhan stok darah PMI yang berkurang. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini banyak rumah sakit di Jakarta maupun di d
JawaPos.com–Setetes darah berarti untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Jika rutin melakukan donor darah, tentu bisa melancarkan peredaran darah dan bisa lebih sehat. Apa benar?
Selama masa pandemi, cadangan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) menurun hingga 20 persen dan sangat tergantung pada keluarga pasien, teman, dan lainnya. Hal itu karena ada larangan untuk berkumpul sehingga kegiatan donor darah masal ditiadakan.
”Kita memiliki tanggung jawab sosial lain dengan mengedepankan kepedulian kepada sesama. Salah satunya donor darah,” kata Ketua Umum Yayasan Asrama Pelajar Islam (YAPI) Kunrat Wirasubrata baru-baru ini kepada wartawan.
Kegiatan donor darah merupakan merupakan wujud kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan dan juga ajakan kepada masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Hal itu mengingat betapa berartinya setetes darah bagi kehidupan orang lain.
Beberapa hal penting harus dilakukan sebelum donor darah. Apa saja? Data PMI menyebutkan, sebelum mendonorkan darah dokter akan melakukan skrining tertentu yang mencakup berat badan, kadar Hb, tekanan darah, dan skrining ada tidaknya riwayat 4 penyakit yakni hepatitis B, hepatitis C, HIV, dan sifilis.
Sebelum mendonorkan darah, calon pendonor harus memiliki hemoglobin yang baik. Tekanan darah juga harus normal.
Sebelum donor sebaiknya harus cukup tidur. Seseorang yang kurang tidur, biasanya akan drop setelah donor. Sebab tidur bisa memulihkan kondisi kesehatan.
Ada usia tertentu yang boleh melakukan donor darah. Jika baru pertama kali, donor darah boleh dilakukan maksimal usia 55 tahun. Jika sudah rutin dilakukan, batas usia maksimal boleh hingga 65 tahun. Sedangkan untuk baru memulai mendonor, batas usia minimal 17 tahun.
Sebelum donor darah juga disarankan banyak minum air putih. Sehingga darah tidak kental.
Berat badan terlalu rendah tak direkomendasikan untuk mendonor darah. Biasanya orang dengan berat badan gemuk akan mendonorkan darah jauh lebih banyak. Banyak darah yang diambil biasanya disiapkan dalam kantong darah 250 CC, 350 CC, dan 450 CC sesuai kebutuhan PMI.
Dokter dari PMI Jakarta, Endang Pratiwi mengungkapkan, beberapa manfaat donor darah. Selain mendapatkan pahala karena membantu sesama, dari segi kesehatan donor darah baik untuk kesehatan. Apa saja manfaat donor darah

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
