
LINDUNGI ANAK: Forum Komunikasi Masyarakat Pademangan membagikan masker anak di Jakarta kemarin (1/7). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo mulai mengizinkan masyarakat melepas masker saat di luar ruangan atau outdoor. Hal itu mengacu dengan angka penurunan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir, status cakupan vaksinasi, dan positivity rate. Akan tetapi kebijakan ini disarankan menunggu tren angka kasus Covid-19 pasca mudik Lebaran.
Hal itu dikatakan oleh Ahli Spesialis Penyakit Dalam dan juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban. Dalam kicauannya yang sudah dikonfirmasi JawaPos.com, ia setuju dengan kebijakan tersebut akan tetapi sebaiknya sabar dulu menunggu bulan depan. Ia yakin bahwa Indonesia tidak lama lagi akan masuk fase endemi.
"Idealnya sih kebijakan ini dilakukan bulan depan dengan melihat dulu bagaimana dampak dari mudik," katanya, Selasa malam (17/5).
Ia berharap, pelacakan kontak dan tes tetap dilakukan. Tidak jadi kendor.
"Saya optimistis tidak lama lagi Indonesia akan memasuki fase endemik," katanya.
Soal melepas masker, lanjutnya, ia setuju dengan kebijakan itu. Akan tetapi menurutnya bukan berarti melepas masker sama sekali. Hal ini terkait dengan kesadaran masing-masing orang untuk peduli dengan kesehatan pribadinya.
"Setuju saja dengan kebijakan lepas masker, dan tidak perlu mendramatisir hal ini," ungkapnya.
"Hanya karena mandat dicabut, bukan berarti harus berhenti pakai masker. Saatnya masing-masing kita punya kesadaran tentang pola hidup sehat, termasuk pakai masker yang efektif cegah virus menular," ujar Prof Zubairi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
