
Achmad Yurianto - Humas BNPB
JawaPos.com - Sosok Achmad Yurianto tak asing di mata masyarakat Indonesia. Namanya dikenal sebagai Juru Bicara pertama yang ditunjuk pemerintah untuk mengumumkan data dan fakta seputar Covid-19, saat masuk ke tanah air sejak Maret 2020 lalu. Kini kabar kurang baik menyebutkan Achmad Yurianto mengidap kanker usus.
Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi. Achmad Yurianto sangat berjasa sejak awal pandemi masuk ke Indonesia dari awal pemulangan evakuasi WNI dari Wuhan, penemuan 2 kasus, hingga akhirnya kini total lebih dari 6 juta kasus di tanah air.
"Iya betul (kanker usus)," tegas Nadia kepada JawaPos.com, Minggu (24/4).
Kondisi sejauh ini, kata Nadia, Yurianto masih menjalani perawatan di rumah sakit. Kemenkes berharap pria yang kini menjadi Dewan Pengawas BPJS itu kembali pulih.
"Masih perawatan ya. Masih di rumah sakit," kata Nadia.
Jabatan terakhir Achmad Yurianto yakni sebagai Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes. Dan kemudian menjadi Jubir Pemerintah Untuk Covid-19. Lalu ia diganti oleh sosok Prof Wiku Adisasmito. Saat itu Achmad Yurianto sempat menjadi staf ahli menteri.
"Mari kita doakan beliau tuk segera pulih," kata Nadia.
Saat tahun 2020 lalu, Pemerintah mengganti Juru Bicara Covid-19 Achmad Yurianto dengan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito. Pergantian itu disebabkan efek dari Perpres 82 2020 tentang komite Penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi.
Achmad Yurianto sebelumnya selalu menyampaikan angka harian secara gamblang dari kasus positif harian, kasus sembuh, kasus meninggal, lalu kasus suspek. Satu kalimat yang selalu dikenal oleh masyarakat dari sosok Pak Yuri, sapaannya, yakni 'Tetap Aman di Rumah dan Produktif, Kita Pasti Bisa, serta Iman Imun Aman' selalu diingat oleh publik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
