Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 2 April 2022 | 23.48 WIB

Minyak Wijen Turunkan Kadar Trigliserida hingga Kolesterol Total

BANYAK MANFAAT: Fuliana Kiswa mengoleskan minyak wijen ke wajah. Berdasar hasil penelitian, minyak wijen memiliki manfaat untuk menghambat produksi radikal bebas. Selain itu, minyak wijen dapat mengurangi kadar kolesterol. (Angger Bondan/Jawa Pos) - Image

BANYAK MANFAAT: Fuliana Kiswa mengoleskan minyak wijen ke wajah. Berdasar hasil penelitian, minyak wijen memiliki manfaat untuk menghambat produksi radikal bebas. Selain itu, minyak wijen dapat mengurangi kadar kolesterol. (Angger Bondan/Jawa Pos)

Ketertarikan peneliti untuk mempelajari khasiat minyak wijen bagi kesehatan berawal dari terkuaknya kekayaan zat kandungannya. Aktivitas sebagai antioksidan dan antiradang merupakan beberapa khasiat yang menyebabkan minyak itu dipakai secara luas untuk perawatan kulit.

---

INGAT wijen hampir pasti ingat onde-onde. Kue bulat berisi kacang hijau bertabur wijen khas Indonesia itu masih mudah dijumpai sampai sekarang di penjual kue basah. Tanaman asal wijen bernama ilmiah Sesamum indicum dari suku Pedaliaceae. Tumbuh subur di kawasan tropis dan subtropis, termasuk Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Bagian tanaman yang digunakan adalah biji, misalnya pada pembuatan kue onde-onde dan biskuit wijen di Indonesia. Minyak wijen dihasilkan dengan cara pressing (penekanan) biji. Dan di Indonesia dipakai secara luas sebagai minyak goreng.

Memang ada dua jenis minyak wijen. Minyak yang berwarna gelap dibuat dari biji wijen panggang. Selain itu, ada minyak wijen yang lebih jernih yang terbuat dari biji yang tidak dipanggang. Minyak berwarna gelap digunakan sebagai penambah rasa dan tidak untuk menggoreng. Sementara itu, minyak yang jernih dapat digunakan seperti minyak goreng pada umumnya.

Sejarah menyebutkan, biji sesami sebagai ”queen of oilseed” (ratu biji penghasil minyak). Sejarah juga memasukkan minyak wijen ke dalam jenis minyak yang pertama dikonsumsi oleh manusia.

Biji dan minyak wijen terbukti kaya zat kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Kandungan biji meliputi mineral, vitamin, minyak, serat, dan berbagai zat organik lain. Sedangkan kandungan mineralnya meliputi kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, mangan, dan zinc. Kemudian, kandungan vitamin dalam wijen, antara lain, vitamin B1, B2, B6, folat, A, C, dan ada asam amino triptofan. Kandungan lemak terbanyak adalah asam palmitat selain asam linoleat dan asam oleat.

Minyak Wijen Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit

Riset ilmiah pemanfaatan minyak wijen secara topikal untuk kesehatan kulit sudah menunjukkan hasil yang mendukung pemakaiannya. Kandungan sesamin, sesamolin, dan sesaminol berkhasiat sebagai antioksidan. Riset menunjukkan pemakaian secara topikal bisa mengendalikan stres oksidatif. Yaitu, melalui kerjanya dalam menghambat produksi xanthine oxidase (enzim yang berperan pada pembentukan radikal bebas) dan nitric oxide (radikal bebas) pada hewan coba tikus. Stres oksidatif bisa menyebabkan kerusakan sel dan keadaan itu terjadi saat radikal bebas berada dalam jumlah berlebih di dalam tubuh.

Khasiat tersebut membuat minyak wijen bisa menjaga dan meningkatkan peran ”skin barrier”, yaitu lapisan terluar kulit. Barrier yang sehat perlu untuk menjaga keseimbangan air dalam tubuh. Juga menjaga agar tubuh mampu mencegah gangguan dan ancamandari luar.

Sebuah studi klinis membuktikan khasiat minyak sebagai penurun rasa nyeri pada pemakaian secara topikal. Penurunan rasa tersebut ternyata dapat mengurangi penggunaan obat antinyeri. Sementara itu, studi lain membuktikan pemijatan dengan bantuan minyak tersebut bisa membantu mengurangi rasa nyeri pada pasien yang mengalami trauma di otot lengan. Data itu didukung melalui pemakaian minyak wijen pada sebuah obat tradisional Taiwan yang terbukti bisa mengatasi nyeri sendi dan luka akibat radang.

Untuk pijat, minyak wijen adalah pilihan yang sesuai karena punya efek sebagai pelembut (emollient). Karena efek itu, olesan pada kulit bisa membantu mengatasi berbagai penyakit kulit akibat luka bakar. Luka bakar ringan atau akibat paparan sinar matahari bisa dibantu diatasi dengan memberikan olesan minyak wijen untuk mempercepat penyembuhan.

Perhatian peneliti mulai tertuju pada pemakaian minyak itu untuk antisinar ultraviolet dan chemoprevention. Studi menunjukkan kemampuan minyak dalam melindungi kulit dari dampak kerusakan akibat radiasi sinar ultraviolet. Sebuah studi membuktikan efek chemopreventive minyak terhadap kanker kulit. Efek itu timbul melalui aktivitas biologis senyawa sesamol.

Minyak Wijen Penurun Kadar Kolesterol

Sekelompok peneliti Pakistan mempelajari khasiat minyak wijen sebagai anti-hiperkolesterolemia alias penurun kolesterol. Hewan coba yang digunakan adalah tikus yang dibuat mengalami hiperkolesterolemia (kelebihan kadar lemak dalam darah), dan diberi ekstrak minyak wijen selama 60 hari. Pengamatan dilakukan terhadap kadar high density lipoprotein (HDL), yaitu kolesterol baik; low density lipoprotein (LDL), yaitu kolesterol buruk; trigliserida; dan kolesterol total. Hasilnya menunjukkan terdapatnya penurunan kadar trigliserida, kolesterol buruk, dan kolesterol total secara signifikan sesuai dosis yang diberikan pada tikus percobaan.

Penurunan tersebut terjadi karena beberapa sebab, termasuk peningkatan aktivitas antioksidan zat kandungan minyak. Efek penurunan kolesterol juga berkaitan dengan aktivitas kandungan senyawa fitoestrogen yang bisa meningkatkan kadar kolesterol baik, menurunkan kadar kolesterol buruk dan trigliserida. Studi itu juga menyebutkan penurunan kolesterol plasma berkaitan dengan keberadaan asam linoleat dan tingginya kandungan serat minyak wijen.

PEMANFAATAN MINYAK WIJEN

KOSMETIK

Biasanya dipakai sebagai pembersih dan pelembap kulit serta untuk perawatan rambut.

KULINER

Campurkan minyak wijen warna gelap sebagai penambah rasa ke dalam salad sayur.

Dapat juga menambahkan setengah sampai satu sendok teh minyak wijen jenis ini pada saat menumis sayur atau daging.

CATATAN

• Tidak disarankan mengonsumsi secara berlebihan, terutama pada ibu hamil dan menyusui.

• Khasiat untuk kesehatan akan terlihat melalui penggunaan minyak ini secara teratur dalam jumlah tidak berlebihan.

• Pastikan selalu memilih minyak wijen asli dari merek yang berkualitas.

• Kemungkinan reaksi yang tidak diharapkan bisa terjadi, misalnya pada orang yang memang hipersensitif terhadap minyak wijen.

• Harap berhati-hati saat menggunakan minyak wijen untuk tujuan kesehatan pada orang yang sudah mempunyai penyakit kronis.




*) Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

YouTube: Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore