
Mona Ratuliu dengan buah hati. (INSTAGRAM MONARATULIU)
Setahun terlewati, persebaran virus SARS-CoV-2 makin ganas. Setiap hari jumlah pasien Covid-19 bertambah. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri (isoman). Termasuk para pesohor negeri ini. Mona Ratuliu salah satunya.
---
Covid-19 memasuki rumah Mona pada April lalu. Adalah Indra Brasco, suami Mona, yang pertama terdeteksi positif Covid-19. Lima hari menjalani isoman di rumah, bapak empat anak itu terpaksa dilarikan ke rumah sakit (RS). Sebab, kondisinya sempat memburuk. Hasil rontgen menunjukkan paru-paru Indra yang dipenuhi kabut.
Alarm Mona langsung menyala. Dia sigap. Uji usap dia lakukan untuk mengecek kondisi. Pada hari yang sama dengan jadwal rontgen Indra, hasil tes Mona keluar. Positif. ”Ternyata CT-13. Jadi takut ada gejala berat yang timbul,” kata Mona dalam perbincangan telepon dengan Jawa Pos pada Jumat (2/7).
Pusing. Bingung. Dua hal itu yang dirasakan Mona. Bagaimana tidak? Pada saat yang bersamaan, dia dan suami harus tinggal terpisah dari empat buah hati mereka. Itu terjadi pada bulan Ramadan. Saat itu dua anak mereka sedang menghadapi ujian sekolah. Belum lagi si bungsu Numa masih minum ASI.
Untuk semua kepusingan dan kebingungan tersebut, Mona harus mengurainya dari kamar tempatnya menjalani isolasi. Kamar isolasi pun tak ubahnya ruang kendali. Kebayang kan gimana repotnya? ”Beruntung, dokter mengizinkan tetap menyusui Numa,” ungkapnya. Bahkan, Numa tetap tidur bersamanya pada malam hari.
”Itu lumayan ngebantu banget sih. Aku jadi tenang. Nggak mikirin Numa malamnya gimana. Karena itu juga yang bikin bingung,” imbuh bintang sinetron Pelangi di Matamu tersebut.
Tidak mau memperbesar risiko penularan, Mona pun mengungsikan dua anaknya. Raka dan Nala tinggal di rumah adik iparnya. Di rumah Mona ditemani seorang sepupu dan Mima, anak pertamanya. Dengan demikian, ada yang menggantikan dia menjaga Numa dari pagi sampai sore. Sebab, Mona harus banyak istirahat supaya segera sembuh.
Agar urusan studi Raka dan Nala tidak keteteran, Mona minta bantuan kerabat. Kadang ada tugas-tugas yang harus dikirim ke sekolah melalui ojek online. ”Wah, banyak banget deh yang diurus. Apalagi karena pisah-pisah itu kan,” keluhnya.
Urusan rumah beres. Anak-anak teratasi. Bagaimana dengan suami? Indra harus berjuang sendirian di ruang isolasi RS. Setiap hari Mona mengirimkan cinta dan semangatnya kepada sang suami lewat video call. Rutinitas itu juga dia lakukan untuk memantau kesehatan Indra yang sempat memburuk. ”Dia kadang bosan makan makanan rumah sakit. Jadi harus di-Gojek-in,” ujarnya.
Photo
KOMPLET: Mona dan Indra bersama empat putra-putri mereka berkumpul lagi setelah terpisah-pisah karena Covid-19 pada April lalu.(INSTAGRAM MONARATULIU)
Sibuk menjadi ibu yang baik dan istri yang suportif, Mona tidak lantas melupakan kebutuhannya. Apalagi, dia sendiri juga pasien. Demi menjaga kestabilan emosinya, Mona memilih diam. Caranya ialah tidak mengabarkan situasi yang dia alami itu kepada orang lain. Hanya keluarga dekat yang menjadi tempatnya bercerita.
Pertimbangannya adalah hemat energi. Juga memutus rantai stres. Sebab, menurut Mona, untuk menjawab pertanyaan satu orang saja tentang kondisinya, dia butuh energi ekstra. Bayangkan jika ada sepuluh orang yang bertanya. Pertanyaan yang sama. Mona yakin energinya akan terkuras habis.
Baca juga: Mona Ratuliu-Indra Brasco Doakan Keluarga Anang Hermansyah Cepat Sehat
Mona memilih fokus pada kesehatannya. Anosmia sempat membuat dia panik. Berbagai upaya dia lakukan sesuai anjuran dokter agar segera sembuh. ”Aku juga nggak mikir panjang. Karena kondisi hari ini dan besok bisa beda. Jadi mikirin hari ini, besok jalanin aja,” katanya.
Untuk menjaga mood tetap baik, Mona mengonsumsi makanan-makanan kesukaannya. Dia juga berbagi film komedi atau video lucu dengan Indra untuk saling menguatkan dan meningkatkan imunitas. ”Pokoknya benar-benar fokus nyenengin hati aja,” tutur perempuan kelahiran Jakarta 39 tahun lalu itu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
