Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Juni 2021 | 22.24 WIB

Manfaat Obat Ivermectin Untuk Covid-19 Jadi Pro Kontra Para Ahli Dunia

Pixabay - Image

Pixabay

JawaPos.com - Indonesia kini sedang mengembangkan obat Imvermectin sebagai salah satu terapi Covid-19. Meski begitu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) masih mengatakan izin obat tersebut digunakan sebagai obat penyakit kecacingan. Sedangkan para ahli dunia masih memperdebatkan manfaat dan efektivitas obat Ivermectin untuk pasien Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai obat tersebut hanya untuk digunakan dalam latar belakang uji klinis. Dan Administrasi Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) telah memperingatkan agar tidak digunakan pada manusia.

Dilansir dari Science Times, Minggu (27/6) Universitas Oxford telah meluncurkan penelitian ekstensif untuk memeriksa penggunaan obat Covid-19 Ivermectin untuk pengobatan virus, di tengah pedoman di seluruh dunia, yang memperingatkan terhadap pemberian obat.

Baca Juga: Peneliti Buktikan Ivermectin Jadi Kandidat Kuat Obat Covid-19

Pro kontra terjadi. Beberapa ahli juga menyarankan bahwa obat anti-parasit tampaknya tidak efektif melawan Covid-19.

Sehubungan dengan itu, ThePrint melaporkan bahwa dokter di India telah banyak menggunakan Ivermectin selama fase kedua pandemi. Namun pemerintah India telah menghapus penggunaan Imvermectin pada awal bulan ini, dari daftar pengobatan Covid-19 yang disarankan.

Bahkan perusahaan manufaktur, Merck, yang memproduksi Ivermectin, dalam pernyataannya di bulan Februari, mencatat, ada kekurangan dasar ilmiah untuk potensi dampak terapeutik obat tersebut terhadap Covid-19. Meskipun demikian, para ilmuwan terus menyelidiki kemanjuran mengobati infeksi Covid-19 terutama karena keterjangkauan obat, profil keamanan yang mapan, serta keterjangkauan yang luas.

Salah satu penelitian yang dilakukan tentang keefektifan obat tersebut terhadap virus yang keluar di American Journal of Therapeutics. Sementara para dokter di India terbagi dalam hal kemanjuran Ivermectin sebagai obat Covid-19. Sebagian mengakui bahwa itu murah, aman, dan mudah diakses.

Menurut Ahli dr. Kabir Sardana dari Rumah Sakit Ram Manohar Lohai, dia baru-baru ini menulis kepada Penelitian Medis Dewan India atau ICMR yang mencantumkan beberapa penelitian mendukung penggunaan Ivermectin pada pasien Covid-19 sedang hingga ringan. Menurutnya, obat itu efektif pada fase pertama infeksi ketika virus masih berlipat ganda.

Sementara itu, Ahli Kulit India dr Shital Poojary, dokter kulit yang pernah merawat pasien Covid-19 di KJ Somaija Medical College di Mumbai mengatakan, Ivermectin banyak digunakan pada gelombang pertama ketika belum banyak informasi yang dipahami tentang virus tersebut. Dokter itu kulit menjelaskan, mereka memang melihat pasien Covid-19 ringan hingga sedang mendapat manfaat dari pengobatan Ivermectin. Dia juga mengatakan mereka tidak melihat efek samping yang mengkhawatirkan pada pasien mereka.

Demikian pula, profesor kedokteran dr. Sandeep Garg, di Maulana Azad Medical College di Delhi mengatakan, Ivermectin sebagai obat Covid-19 cukup menjanjikan, meskipun bukti ilmiah yang jelas masih kurang.

Sementaraitu, tim dari Monash University di Australia menemukan bahwa obat tersebut dapat mengurangi viral load dalam sel dalam waktu dua jam. Namun, para ahli mengatakan bahwa kadar obat yang digunakan dalam penelitian ini tidak aman untuk dikonsumsi manusia.

Sebuah artikel ulasan yang keluar di American Journal of Therapeutics telah digunakan oleh dokter di AS, yaitu Pierre Kory, Paul Marik, dan lainnya untuk mendukung penggunaan Ivermectin. Namun demikian, edisi artikel sebelumnya telah ditolak oleh jurnal lain karena serangkaian klaim yang kuat dan tidak didukung berdasarkan penelitian dengan substansi statistik yang tidak mencukupi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore