
Photo
JawaPos.com - Khitan atau sunat selain dianjurkan sesuai ajaran syariat Islam, juga bisa dilakukan demi alasan kesehatan. Berbagai metode khitan dibuat senyaman mungkin agar pasien yang didominasi anak-anak merasa nyaman dan tak takut saat naik ke meja sunat.
Jika dulu ada metode laser dan konvensional, kini khitan lebih modern dengan teknik klamp. Dokter Spesialis Bedah Saraf Lamina Pain and Spine Center, dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS mengatakan terdapat 2 teknik anastesi yang harus dilakukan sebelum melakukan tindakan sunat, yaitu anestesi infiltrasi dan anestesi block.
Secara garis besar, metode ini adalah pemberian obat anestesi tanpa jarum menggunakan teknologi needle free injection dengan mengantarkan cairan obat ke dalam lapisan kulit masuk ke dalam jaringan subkutan tanpa penetrasi jarum yang tajam. Teknologi ini mengantarkan cairan obat dengan menggunakan pegas berkecepatan tinggi. Dengan kecepatan tinggi itu dapat menghasilkan pancaran cairan sehingga obat dapat berpenetrasi ke dalam kulit melalui lubang yang sangat kecil.
Menurut Mahdian, berbagai manfaat kesehatan dari proses sunat begitu baik untuk seseorang. Berbagai bukti ilmiah menunjukkan sunat bisa menurunkan risiko seperti gonore, herpes, kanker serviks, infeksi saluran kemih, penularan infeksi HIV, dan HPV.
Hal senada diungkapkan Dokter Spesialis Bedah Saraf Lamina Pain and Spine Center, dr. Victorio, SpBS. Menurutnya khitan atau sunat pada dasarnya adalah tindakan aman jika dikerjakan oleh ahlinya. "Kalau teknik laser itu prinsipnya pakai electric cauter yang dibakar supaya perdarahan pasien tak banyak. Dalam hitungan detik selesai. Namun jika tak dilakukan oleh bukan ahlinya atau tak kompeten tentu bisa berisiko terpotong," jelasnya.
Mengenal Teknik Klamp
Teknik klamp khitan atau klem merupakan metode khitan yang lebih modern. Dibuat dengan alat seperti ring yang disesuaikan dengan ukuran penis pasien. Menurut Victorio, ada beberapa keunggulan teknik klamp dibanding teknik lainnya.
Beberapa keunggulannya adalah:
1. Efisien dan Minimal Perdarahan
Teknik klamp punya kelebihan sendiri yakni meminimalisir risiko perdarahan. Bisa dilakukan kurang dari 10 menit.
2. Lebih Cepat Pulih
Anak lebih cepat pulih lukanya dan bisa bermain pasca khitan. Anak akan diberikan celana khusus khitan, dan bisa langsung beraktivitas.
3. Lebih Terlindung
Pakai klamp lebih terlindungi dan jauh lebih aman. Sebab penis akan tertutup dan terlindungi dengan ring. "Anak dan orang tuanya harus tetap menjaga kebersihan. Misalnya saat buang air kecil, agak nungging agar tidak mengotori perbannya. Lalu selain diberi obat anti nyeri, setelah 5 hari anak akan kembali kontrol," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
