Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Januari 2020 | 18.56 WIB

Simak 5 Cara Sederhana Jaga Kesehatan Area Leher Rahim

Ilustrasi kanker serviks - Image

Ilustrasi kanker serviks

JawaPos.com - Menjadi perempuan harus lebih telaten menjaga kebersihan organ intim. Sehingga area sistem reproduksi bisa tetap sehat, salah satunya area leher rahim atau serviks.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Rumah Sakit Surya Husadha Denpasar, Bali, dr. Laksmi Duarsa menjelaskan, masalah yang ada pada organ reproduksi juga bisa menyebabkan gangguan atau masalah pada kulit. Misalnya saja keputihan di area intim bisa menyebabkan gatal.

"Sebetulnya bicara serviks memang kaitannya dengan kesehatan kandungan. Tetapi itu juga bisa mengganggu area kulit kelamin dari komplikasi serviks yang tak sehat, bisa juga penyakit kelamin dan lainnya," jelas dr. Laksmi kepada JawaPos.com, baru-baru ini.

Maka dia menyarankan agar perempuan tetap bersih dan higienis dalam merawat organ intimnya agar serviks tetap sehat. Seperti apa cara paling sederhana?

1. Untuk Perempuan Dewasa

Perempuan menikah atau dewasa tentu paling baik adalah dengan tetap setia berhubungan intim pada satu pasangan. Jikapun memang sudah tertular penyakit, konsultasikan dengan dokter guna penanganan yang tepat.

2. Untuk Perempuan Remaja

Dengan pendampingan orang tua, remaja harus mendapatkan edukasi yang penting agar mengerti tentang pendidikan seks. Seks di luar nikah atau sebelum menikah akan berdampak pada kesehatan reproduksi.

3. Jaga Kebersihan Miss V

Perempuan juga harus rutin menjaga kebersihan organ intim. Sebab area vagina rentan untuk lembab. Bersihkan Miss V setiap hari.

"Setiap hari saat mandi dibersihkan, pakai sabun boleh tapi jangan terlalu keras," jelas dr. Laksmi.

4. Rutin Ganti Celana Dalam

Menjaga kebersihan Miss V juga penting dilakukan agar menjaga organ intim tetap bersih dan higienis. Sebaiknya ganti celana dilakukan dua kali sehari.

"Selain dicuci sebaiknya disetrika juga agar bakteri atau kumannya hilang," katanya.

5. Rutin Ganti Pembalut

Ganti pembalut setiap 4 jam sekali minimal. Ketika sudah terlihat kotor, sebaiknya diganti.

"Dan pilih pembalut sebaiknya sesuai dengan kulit ya. Jangan sampai nanti alergi kalau enggak cocok sama bahannya," jelasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore