
Ilustrasi ketiak. Reader
JawaPos.com - Kulit ketiak seringkali luput dari perhatian. Tempatnya yang berada di lipatan lengan membuat seseorang kurang peduli memperhatikan kesehatan kulit ketiak. Padahal sebagian kaum hawa memiliki tipe kulit ketiak sensitif yang gampang iritasi.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Organisation for Economic Cooperation and Development, Indonesia merupakan salah satu negara dengan jam kerja lebih dari 12 jam perhari. Dengan waktu dan beban pekerjaan yang menumpuk, seringkali mempengaruhi tingkat stres seseorang. Apalagi, jika diikuti dengan gaya hidup kurang sehat sehingga memicu masalah keringat berlebih pada tubuh atau yang disebut dengah hiperhidrosis.
Hiperhidrosis adalah kondisi di mana tubuh seseorang memproduksi keringat dengan jumlah berlebih pada beberapa bagian tubuh, salah satunya adalah ketiak. Kondisi ini bisa memicu iritasi pada seseorang yang memiliki kulit sensitif.
Dalam peluncuran produk Dove Sensitive Deodorant di Jakarta, Kamis (11/7), Dermatologis yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia Jakarta atau PERDOSKI JAYA dr. Melyawati Hermawan, SpKK menjelaskan berbagai tanda ketika kulit ketiak mengalami iritasi. Jangan dianggap sepele, kondisi itu bisa berlangsung kronis atau dalam waktu yang lama jika didiamkan.
"Paling sensitif biasanya kulit jika terpapar alkohol, atau parfum. Iritasi atau peradangan bisa muncul," jelas dr. Mely.
Photo
Dermatologis yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia Jakarta atau PERDOSKI JAYA dr. Melyawati Hermawan, SpKK menjelaskan seputar deodoran pada kulit sensitif. Rieska Virdhani/JawaPos.com
1. Panas
Tanda awal ketika kulit terasa iritasi adalah rasa tak nyaman dan panas. Menurut dr. Mely, kondisi kulit yang sensitif lebih mudah dimasuki zat iritan daripada kulit pada umumnya. Ketika banyak zat iritan yang masuk, kondisi kulit akan lebih mudah meradang.
"Rasanya bisa panas karena efek dari gatal misalnya terlalu sering digaruk. Sehingga merasa tak nyaman," katanya.
2. Gatal dan Merah
Rasa gatal pada kulit ketiak, timbul bintil-bintil seperti beruntusan. Kulit ketiak paling rentan lembap karena lipatan-lipatannya bisa memerangkap keringat. Kombinasi antara keringat, kotoran, dan gesekan dari pakaian. Dampaknya bisa terasa gatal apalagi pada kulit sensitif.
"Maka sebaiknya memilih deodoran memilih yang non parfum dan non paraben," katanya.
3. Berwarna Gelap
Jangan salah, warna gelap pada ketiak ternyata juga bisa menjadi salah satu tanda iritasi. Memang tak terasa gatal atau panas, tetapi bisa membuat penampilan menjadi tak percaya diri apalagi ketika harus berpenampilan dengan busana tanpa lengan.
"Kadang tanda lainnya dari kulit ketiak iritasi adalah kulit jadi hitam. Iritasi kronis di mana terjadi akumulasi bertahun-tahun jadinya gelap. Berarti ada deodoran yang enggak cocok sama kulitnya salah satu alasannya," kata dr. Mely.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
