
Peneliti menambakan cairan ke dalam sampel-sampel cairan herbal saat uji Lab obat herbal untuk penyembuhan COVID-19 dan penghambatan pertumbuhan virus corona di Lab Cara Pembuatan Obat Tradisional Baik (CPOTB) Pusat Penelitian Kimia LIPI, Serpong, Tangera
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan mengambil langkah kebijakan dengan menerbitkan surat edaran larangan kepada para tenaga kesehatan, fasilitas kesehatan, dan apotek untuk tidak meresepkan atau mengizinkan pemberian obat sirup dan cair apapun kepada pasien. Hal itu demi kewaspadaan atas merebaknya kasus gangguan ginjal akut misterius. Larangan pemberian obat sirup dilakukan karena diduga ada kandungan yang dicurigai terdapat dalam obat-obatan jenis sirup.
“Jadi pada pemeriksaan yang dilakukan pada sisa sampel obat pasien anak dengan ginjal akut, ditemukan jejak senyawa berpotensi yang menyebabkan progresif ginjal akut,” kata Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril kepada wartawan secara virtual, Rabu (19/10).
Pihaknya masih terus meneliti penyebab pasti penyakit gangguan ginjal akut. Karena itu, mereka meminta seluruh dokter dan apotek untuk tidak memberikan dulu obat sirup kepada pasien.
Senyawa apa yang dimaksud?
Menurut Syahril, ada sejumlah senyawa yang belum bisa dinyatakan pasti atau masih diteliti ditemukan dalam jejak komponen obat sirup. Jejak senyawa itu dapat memicu komplikasi gangguan ginjal akut.
“Kalau kami menduga hasil penyelidikan, semua obat sirup atau obat cair, ada suatu senyawa dan komponen lain yang bisa sebabkan komplikasi,” ungkapnya.
“Kami sudah mengambil langkah untuk menyelamatkan anak, dilarang sementara sampai selesai diteliti,” katanya.
Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencurigai obat sirup dengan cemaran dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG). Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sempat menyebut paracetamol sirup agar dihindari dulu sementara penggunaannya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022