Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Juli 2018 | 20.01 WIB

Saat Terkilir atau Keseleo, Begini Saran Dokter Spesialis Ortopedi

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT - Image

Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Dr. Moh Adib Khumaidi, Sp.OT

JawaPos.com – Nyeri saat terkilir atau keseleo sungguh menyiksa. Rasa sakitnya membuat seseorang meringis menahan nyeri. Maka ketika hal itu terjadi justru seringkali terjadi mitos yang salah di masyarakat.


Penanganan awal biasanya masyarakat mengobatinya dengan balsam, urut, atau pijat. Akan tetapi jika sudah sampai ke sendi dan tulang, sebaiknya disarankan agar pergi berkonsultasi ke dokter ortopedi.


“Banyak salah pemahaman soal terkilir atau keseleo, memang tak harus operatif. Tapi jika ternyata ada patah atau dislokasi di tulangnya, ortopedi penting untuk menangani. penanganan awal sangat penting. Jika bicara ada komponen sendi dan tulang yang bermasalah,” kata Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Dr. Mohammad Adib Khumaidi, Sp.OT saat berbincang dengan JawaPos.com baru-baru ini.


Sebab jika ada masalah tulang dan sendi tetapi hanya diobati dengan cara dikompres atau pijat, menurut Adib penanganan akan terlambat. Jika terlambat, maka akan terjadi gangguan fungsi tulang.


“Anak-anak itu dalam 2-4 minggu sudah menyambung tulangnya, dewasa 4-6minggu ada tumbuh tulang-tulang muda halusnya. Maka kalau terlambat akan terjadi gangguan fungsi,” jelas Sekretaris Jenderal Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu.


Maka, pertama kali yang dilakukan, kata dia, adalah dengan menegakkan diagnosa terlebih dahulu. Kemudian lakukan rontgen.


“Kalau enggak ada masalah atau masyarakat ditambah dengan pengobatan alternatif sah-sah saja,” jelasnya.


Sebab ketika diagnosa sudah ditegakkan dan ditangani secara medis, masyarakat akan diuntungkan dengan biaya pengobatan yang ditanggung oleh Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan. “Beda dengan alternative, jika medis ada untungnya BPJS, maka akan ada tindakan segera jika nanti ada gangguan fungsi yang mengganggu produktivitas,” tutup Adib. 


Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore