
Ilustrasi Gemuk
JawaPos.com - Kegemukan atau obesitas menjadi masalah dunia di era modern saat ini. Berbagai makanan tinggi lemak, tinggi garam, dan tinggi gula begitu melimpah. Oleh karena itu, untuk mengatasinya banyak orang melakukan diet ekstra ketat.
Pola makan kaya protein sebetulnya dapat mencegah dan mengobati obesitas dengan mengurangi asupan makanan.
Menurut para peneliti dari Imperial College London di Inggris, komponen makanan protein, yaitu fenilalanin, dapat menekan nafsu makan dengan memengaruhi pelepasan hormon pengatur napsu makan di usus. Fenilalanin adalah asam amino yang diproduksi di usus saat protein dicerna. Berdasarkan riset yang pernah dilakukan sebelumnya, efek fenilalanin telah terbukti memengaruhi pelepasan hormon usus yang mengurangi dan menekan hormon napsu makan pada hewan pengerat.
Profesor Kevin Murphy dan timnya di Imperial College London meneliti pengaruh asam amino terhadap asupan makanan dan aktivitas otak terhadap pengaruh nafsu makan.
Tikus diberi fenilalanin, baik secara oral maupun rektal, untuk menilai efek pada berbagai bagian usus. Asupan makanan dipantau secara berkala selama 24 jam. Terbukti fenilalanin oral maupun dubur mengurangi asupan makanan pada tikus. Bahkan, fenilalanin 10 kali lebih rendah tetap bisa mengurangi asupan makanan dan mengaktifkan pusat pengatur napsu makan di otak.
Penelitian ini menunjukkan bahwa asam amino mungkin memiliki peran penting dalam mengatur asupan makanan yang dapat digunakan untuk mengobati obesitas.
"Diet tinggi protein diketahui bisa mendorong penurunan berat badan daripada menggunakan obat-obatan untuk mengobati obesitas," katanya seperti dilansir dari Boldsky, Kamis (9/11).
Ada cara lain selain diet protein yang bisa mengatasi masalah obesitasi. Di antaranya dengan mengonsumsi lemon, teh hijau, dan cuka apel. Berikut penjelasannya:
1. Jus Lemon
Ambil segelas air, tambahkan 2-3 sendok teh jus lemon dan satu sendok teh madu. Minum setiap pagi dengan perut kosong untuk hasil terbaik.
2. Teh Hijau
Teh hijau mengandung senyawa yang membantu memperlambat penambahan berat badan dengan membatasi penyerapan lemak. Selain itu, teh hijau juga mengandung semua nutrisi penting. Minum 1-2 cangkir teh hijau setiap hari untuk hasil terbaik.
3. Cuka Apel
Cuka apel bisa memecah lemak dan mencegah akumulasi lemak. Ambil segelas air, tambahkan satu sendok teh cuka sari apel mentah dan jus lemon. Campur dan minum setiap pagi.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
