
PENGOBATAN KANKER: Bai Haishan di St. Stamford International Medical Guangzhou (9/6).
JawaPos.com - Metode operasi menggunakan penanaman biji partikel dinilai sesuai untuk kanker stadium akhir. Berikut laporan wartawan Jawa Pos RESTU DISTIA yang belum lama ini mengunjungi St. Stamford International Medical Guangzhou. Rumah sakit yang menjadi rujukan banyak pasien kanker dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
---
DI kamar 3A12 itu tampak sepasang suami istri. Sang suami, Amir Hosen, menderita tumor di pita suara sejak dua tahun lalu. Berbagai pengobatan yang dilakukan selama tinggal di Padang, Sumatera Barat, belum membuahkan hasil.
’’Atas saran saudara yang pernah terkena kanker tulang belakang, kami akhirnya memutuskan melakukan pengobatan di sini, yang bisa mengobati kanker tanpa operasi,’’ ujar istri Amir, Nur Aini.
Amir berobat sejak April lalu. Adapun pengobatan yang sudah didapat adalah metode intervensi (kemoterapi lokal) dan kemoterapi seluruh tubuh. Dan, sekarang sedang persiapan metode terapi radiasi.
Di dalam bangunan St. Stamford International Medical Modern setinggi sembilan lantai tersebut, terdapat lebih dari 300 kasur untuk perawatan para penderita kanker. Pasien rumah sakit kanker hasil kerja sama Tiongkok dengan Singapura berakreditasi Joint Commission International itu berasal dari berbagai negara. Terutama Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Profesor Onkologi St. Stamford International Medical Peng Xiaochi menyatakan, kanker bisa menyerang siapa saja. Untuk laki-laki, yang banyak terjadi adalah kanker paru-paru dan liver. Sedangkan yang banyak mengenai kalangan perempuan adalah kanker payudara dan ovarium.
Di St. Stamford International Medical, salah satu pasien kanker payudara asal Indonesia adalah mendiang aktris Yana Zein. Kondisi Yana sempat stabil ketika menjalani pengobatan di Guangzhou.
Tapi, memang pengobatan kanker membutuhkan perawatan ekstra. Terutama yang penyakitnya sudah stadium empat. Sebagian besar pasien penderita kanker harus menjalani kontrol yang ketat.
’’Yang penyakitnya bisa terkontrol sekitar 60 persen, sedangkan yang benar-benar bisa sembuh hanya sekitar 20 persen,’’ tandasnya.
Sejalan dengan itu, upaya untuk memerangi kanker juga terus dikembangkan. Yang terbaru menggunakan 3D printed template assisted seed implantation (penanaman biji partikel). Profesor Bai Haishan, director of minimality invasive treatment center dari rumah sakit yang sama, menjelaskan, prosedur operasi tanpa bedah tersebut memungkinkan penanganan kanker secara lebih efektif dan tepat sasaran.
Itu tergambar dalam tayangan video. Dimulai dengan dokter yang melakukan CT scan pada pasien. Lalu membuat jalur jarum serta menghitung partikel yang akan ditanam. Supaya lokasi penusukan jarum bisa tepat, digunakan papan simulasi 3D yang diletakkan di permukaan tubuh tempat tumor berada.
’’Kalau radiasi biasa, sel yang sehat ikut rusak. Nah, partikel ini menyasar yang terkena kanker saja,’’ paparnya.
Metode tersebut dinilai sesuai untuk kanker stadium akhir. Yakni, ketika persebaran sel kanker sudah meluas sehingga tidak mungkin dilakukan operasi.
Metode biji partikel itu juga menjadi pembahasan utama pada The 17th Annual Conference of Chinese Interventional Brachyseed Society. Profesor dari berbagai kota di Tiongkok berkumpul dalam seminar tersebut. Di antaranya berasal dari Beijing, Shanghai, Shangdong, Zhuhai, dan Guangzhou.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
