
Ilustrasi
JawaPos.com - Kelelahan otot merupakan perasaan lelah yang terjadi pada tubuh akibat kekurangan energi atau melemahnya kekuatan otot.
Pada kondisi ini, otot harus mendapat istirahat. Sebuah penelitian menunjukkan, kelelahan otot merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan penurunan sementara kapasitas organ otot saat melakukan kegiatan fisik.
Untuk mengatasi kelelahan otot biasanya masyarakat kerap melakukan berbagai cara, salah satunya dengan berolahraga. Ahli gizi dari RS. MRCCC Siloam, dr. Samuel Oetoro memiliki banyak kiat bagi masyarakat untuk mencegah kelelahan otot, Selasa (13/6). Berikut penjelasannya:
1. Mandi Setelah Olahraga
Olahraga harus tetap dilakukan secara sempurna, dengan tetap memerhatikan asupan air yang masuk ke dalam tubuh. Setelah melakukan olahraga, ada yang melakukan mandi menggunakan air dingin atau air hangat. Tujuannya menggerakkan otot yang kaku, mengompres dengan es, atau melakukan pijat mandiri.
2. Minuman Berenergi
Biasanya ada pada minuman berenergi (termasuk food supplement) yang memberikan konten tambahan seperti sejumlah vitamin B yakni B3, B6, dan B12 yang membantu memulihkan sistem saraf dan otot, sehingga mengurangi potensi timbulnya rasa nyeri.
Minuman berenergi memiliki kandungan fungsi taurin lain seperti dapat mencerna lemak, menyerap vitamin yang larut dalam lemak dan mengatur kadar lemak dalam tubuh bersama dengan Zinc (seng). Taurin juga berperan penting menjaga kesehatan mata dan penglihatan.
Zat-zat tersebut ada dalam minuman energi seperti Kratingdaeng dan Redbull, yang belum tentu terdapat pada kandungan setiap minuman energi.
"Perlu digaris bawahi karena biasanya minuman energi yang abal-abal tidak menambahkan dan mengandung berbagai zat tambahan yang penting, hanya berisi air, gula atau penggantinya, dan kafein," jelas Oetoro.
Konsumsi minuman berenergi bukan berarti menambah energi, sebab energi diperoleh dari karbohidrat dan lemak. “Energi diperoleh dari cadangan gula yang ada di dalam darah, otot, dan hati," tegasnya.
3. Suplemen Makanan
Food supplement pada dasarnya merupakan produk yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi dan non gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Pada dasarnya setiap orang memerlukan asupan suplemen makanan yang cukup, untuk melakukan aktivitas sehari-hari, khususnya mereka yang beraktivitas tinggi dan para pekerja berat.
Asupan suplemen makanan antara lain berfungsi menggantikan energi tubuh yang hilang akibat beraktivitas. Jika energi tersebut tidak segera diganti, maka orang tersebut akan kekurangan energi, sehingga tubuhnya menjadi lemas dan kurang bersemangat.
"Sebenarnya apabila sudah menerapkan pola makan seimbang setiap hari dengan memaksimalkan kelengkapan sumber zat gizi sebagaimana konsep “Gizi Sehat Seimbang,” tubuh tidak akan mengalami kekurangan zat gizi," paparnya. (cr1/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
