
SINERGI: Dari kiri, Tito Hartono, Wakil Direktur RSI Ami nah Dwi Safitri, Endang Sulistyorini, Ikeda Hendra Kusuma, dan AKP Toni Irawan sete lah menandatangani kerja sama pada Kamis (27/4) di RSI Aminah.
JawaPos.com – Aula Rumah Sakit Islam (RSI) Aminah, Prambon, Kamis (27/4) dipadati warga. Mereka datang sebagai peserta corporate gathering yang diselenggarakan pihak RS. Pertemuan tersebut merupakan bentuk kerja sama penyelenggaraan mekanisme pengobatan di RSI Aminah yang sudah bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, serta Polresta Sidoarjo.
Kebutuhan kerjasama itubersifat mutlak. Sebab, RSI Aminah yang berlokasi di pusat Kecamatan Prambon cukup strategissebagai rumah pelayanan kesehatan. Apalagi, RS yang berdiri pada 2010 tersebut berada di area industri. Jadi, potensi terjadinya kecelakaan kerja menjadi perhatian.
Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polresta Sidoarjo pun dinilai penting. Menurut Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Ikeda Hendra Kusuma, kecelakaan harus ditangani dengan cepat. Mayoritas korban kecelakaan lalu lintas adalah pekerja swasta. ’’Setidaknya 50 persen yang mengalami kecelakaan adalah penerima upah,” ujarnya. Dia melanjutkan, kecelakaan yang terjadi dengan kondisi hendak berangkat atau pulang kerja dapat di-cover.
Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Tito Hartono menambahkan, hampir seluruh kecelakaan yang ditangani terjadi di luar tempat kerja. ’’Artinya, standar lokasi kerja sudah bagus.Sekitar 2 ribu kasus dengan total klaim Rp 9,1 miliar sudah kami tangani,” terangnya dalam forum yang juga dihadiri perwakilan perusahaan di area Kecamatan Prambon, Kecamatan Mojosari, Kecamatan Krian, dan Kecamatan Sidoarjo itu.
Kanitlaka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Toni Irawan juga menekankan pentingnya penambahan fasilitas kesehatan di pusat industri dan perdagangan. Sebab, mayoritas korban dari 490 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sejak Januari 2017adalah tenaga kerja. ’’Jangan sampai kebutuhan pertolongan pertama untuk penyelamatan hilang. Jadi, harus sigap,” tuturnya.
Direktur RSI Aminah Endang Sulistyorini menyatakan, pihaknya merasa senang karena dapat bekerja sama dengan instansi terkait. Artinya, RS yang dikelolanya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Terutama pelayanan kesehatan para tenaga kerja. ’’Ke depan, kami juga memproses BPJS Kesehatan. Saat ini, kami bekerja sama agar kecelakaan yang menimpa pekerja bisa segera tertangani. RSI Aminah siap bergerak dengan sigap,” ucapnya. (via/c18/dio/sep/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
