Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 April 2017 | 02.58 WIB

Sigap Layani Kecelakaan Pekerja

SINERGI: Dari kiri, Tito Hartono, Wakil Direktur RSI Ami nah Dwi Safitri, Endang Sulistyorini, Ikeda Hendra Kusuma, dan AKP Toni Irawan sete lah menandatangani kerja sama pada Kamis (27/4) di RSI Aminah. - Image

SINERGI: Dari kiri, Tito Hartono, Wakil Direktur RSI Ami nah Dwi Safitri, Endang Sulistyorini, Ikeda Hendra Kusuma, dan AKP Toni Irawan sete lah menandatangani kerja sama pada Kamis (27/4) di RSI Aminah.


JawaPos.com – Aula Rumah Sakit Islam (RSI) Aminah, Prambon, Kamis (27/4) dipadati warga. Mereka datang sebagai peserta corporate gathering yang diselenggarakan pihak RS. Pertemuan tersebut merupakan bentuk kerja sama penyelenggaraan mekanisme pengobatan di RSI Aminah yang sudah bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, serta Polresta Sidoarjo.



Kebutuhan kerjasama itubersifat mutlak. Sebab, RSI Aminah yang berlokasi di pusat Kecamatan Prambon cukup strategissebagai rumah pelayanan kesehatan. Apalagi, RS yang berdiri pada 2010 tersebut berada di area industri. Jadi, potensi terjadinya kecelakaan kerja menjadi perhatian.



Kerjasama BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, dan Polresta Sidoarjo pun dinilai penting. Menurut Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Ikeda Hendra Kusuma, kecelakaan harus ditangani dengan cepat. Mayoritas korban kecelakaan lalu lintas adalah pekerja swasta. ’’Setidaknya 50 persen yang mengalami kecelakaan adalah penerima upah,” ujarnya. Dia melanjutkan, kecelakaan yang terjadi dengan kondisi hendak berangkat atau pulang kerja dapat di-cover.



Kabid Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Tito Hartono menambahkan, hampir seluruh kecelakaan yang ditangani terjadi di luar tempat kerja. ’’Artinya, standar lokasi kerja sudah bagus.Sekitar 2 ribu kasus dengan total klaim Rp 9,1 miliar sudah kami tangani,” terangnya dalam forum yang juga dihadiri perwakilan perusahaan di area Kecamatan Prambon, Kecamatan Mojosari, Kecamatan Krian, dan Kecamatan Sidoarjo itu.



Kanitlaka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Toni Irawan juga menekankan pentingnya penambahan fasilitas kesehatan di pusat industri dan perdagangan. Sebab, mayoritas korban dari 490 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi sejak Januari 2017adalah tenaga kerja. ’’Jangan sampai kebutuhan pertolongan pertama untuk penyelamatan hilang. Jadi, harus sigap,” tuturnya.



Direktur RSI Aminah Endang Sulistyorini menyatakan, pihaknya merasa senang karena dapat bekerja sama dengan instansi terkait. Artinya, RS yang dikelolanya bisa bermanfaat bagi banyak orang. Terutama pelayanan kesehatan para tenaga kerja. ’’Ke depan, kami juga memproses BPJS Kesehatan. Saat ini, kami bekerja sama agar kecelakaan yang menimpa pekerja bisa segera tertangani. RSI Aminah siap bergerak dengan sigap,” ucapnya. (via/c18/dio/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore