
APRESIASI: Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan (kanan) meneriman kenang-kenangan dari Plt Dirut RSUD dr Soetomo, dr Harsono, setelah berbagi cerita tentang pengalaman menjadi pasien stem cell setelah seminar di gedung Diagnostik RSUD dr Soe
JawaPos.com SURABAYA – Hampir setahun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo ditunjuk sebagai rumah sakit pusat pengembangan pelayanan medis stem cell.
Kini rumah sakit terbesar di Indonesia Timur tersebut siap bersaing dengan pengobatan stem cell kelas internasional.
Hal tersebut ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala RSUD dr Soetomo, Surabaya, dr Harsono setelah seminar di RSUD dr Soetomo, Sabtu (14/11).
Dia menuturkan bahwa saat ini rumah sakit rujukan nasional tersebut mulai melengkapi segala alat-alat yang diperlukan untuk menyempurnakan riset tentang pengobatan modern tersebut.
Stem cell merupakan proses pengobatan dengan penanaman sistem sel induk yang berfungsi untuk membentuk sel baru.
Kelengkapan alat itu didukung bank jaringan yang makin berkembang. Bank jaringan adalah tempat penyaringan donor, pengambilan, pemrosesan, penyimpanan, serta distribusi sel dan jaringan tubuh manusia untuk kepentingan stem cell.
”Kini makin banyak stok sel baru yang siap untuk para pasien stem cell,” terang Harsono.
Pria yang juga menjabat kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur (Dinkes Jatim) tersebut menerangkan bahwa perkembangan riset stem cell dalam setahun terakhir menunjukkan hasil yang positif. Bahkan, sistem stem cell di RSUD dr Soetomo mulai dikenal di kancah nasional.
”Kini orang mulai percaya pada pengobatan stem cell di sini (RSUD dr Soetomo),” ujarnya.
Karena itu, pihaknya mulai membidik pasien internasional untuk pengobatan stem cell ini. Harsono percaya bahwa pengobatan dengan stem cell di RSUD dr Soetomo merupakan yang terbaik di Indonesia, bahkan mungkin di dunia.
”Rumah sakit ini sudah berhasil menyembuhkan banyak pasien yang memiliki penyakit mematikan dengan sistem stem cell,” tuturnya.
Salah satu pasien yang sukses menjalani proses stem cell adalah mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Mantan dirut PLN tersebut menjalani proses natural killercell (NK cell).
NK cell berfungsi untuk mempermuda sel dalam tubuh. Tak hanya sekali, Dahlan melakukan proses tersebut dua kali pada akhir 2014 dan pada Februari lalu.
Bahkan, Dahlan lebih memilih melakukan stem cell di Surabaya ketimbang di Jerman bersama dokter kenalannya.
Dia menuturkan bahwa harga yang dipatok untuk melakukan sistem stem cell Surabaya jauh lebih murah.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
