
SIMULASI: Petugas medis bersiap menyuntikkan vaksin Covid-19 di Puskesmas Tapos, Depok, Kamis (22/10). (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
JawaPos.com–Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan tren membaik. Hal itu pun memberikan optimisme tinggi bagi masyarakat dalam melewati masa pandemi Covid-19.
Dilansir dari berbagai survei seperti, IPSOS hingga Nielsen, masyarakat Indonesia paling optimistis dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Asia Tenggara. Hal tersebut tak lepas dari tingginya angka kesembuhan Covid-19 di dalam negeri.
”Recovery rate (rasio kesembuhan) dari seluruh total kasus Covid-19 mencapai 82,84 persen. Angka sembuh dan selesai isolasi Covid-19 meningkat dibandingkan sebelumnya yaitu 80,51 persen,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Reisa Broto Asmoro, dalam acara Dialog Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru yang diselenggarakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).
Menurut dia, keseriusan pemerintah dalam menangani pasien Covid-19 juga terlihat dari suplai obat penanganan Covid-19 yang terus terdistribusi dengan baik dan mencukupi. Dengan tujuan meningkatkan rasio kesembuhan, mulai 4 November, obat penanganan Covid-19 sudah didistribusikan ke 34 dinas kesehatan provinsi dan 779 rumah sakit di seluruh Indonesia.
Pemerintah, lanjut Reisa Broto Asmoro, juga terus melakukan pemenuhan suplai obat penanganan Covid-19 hingga Desember. Jumlah tenaga medis pun mencapai 300 ribu orang yang bekerja di rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh Indonesia.
Dia mengatakan, masyarakat sebaiknya tidak takut untuk memeriksakan diri demi mendapatkan perawatan dan pengobatan yang optimal. Sebab, obat-obatan yang tersedia di fasilitas kesehatan, sudah sangat lengkap dan membantu. Upaya penanganan Covid-19 juga diikuti dengan rencana pemerintah untuk mengadakan vaksin Covid-19. Rencana itu juga memberikan optimisme bagi masyarakat.
”Vaksin Covid-19 adalah salah satu puzzle penting untuk meningkatkan imunitas tubuh kita. Secara spesifik, vaksin khusus untuk melindungi diri kita dari virus Covid-19, selain tiga hal yang saya sebutkan sebelumnya. Dengan vaksin kita akan lebih siap lagi menghadapi virus yang masuk,” jelas Reisa Broto Asmoro.
Masyarakat harus menyadari bahwa virus Covid-19 nyata adanya. Dengan menjalankan protokol kesehatan 3M dengan disiplin akan efektif mencegah penularan virus Covid-19.
”Wajib mencegah dan melindungi diri dari penyakit. Sebab, yang namanya mencegah jauh lebih mudah, lebih murah, lebih berfaedah daripada mengobati,” ucap Reisa Broto Asmoro.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=TtB5LF7fBDQ

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
