
Photo
JawaPos.com - Program bayi tabung menjadi salah satu opsi yang bisa ditempuh bagi pasangan suami-istri untuk segera memiliki momongan. Namun, di masa pandemi seperti ini apakah tetap aman melakukan program bayi tabung?
Menurut dokter Benediktus Arifin MPH SpOG(K), selama pandemi, pregnancy rate melalui bayi tabung tidak mengalami perubahan. Cenderung stabil. “Yang ingin ikut program bayi tabung pun dimudahkan. Bisa konsultasi dengan dokter lewat streaming,” terangnya saat ditemui dalam peluncuran buku Hope oleh Morula IVF Surabaya di Driyorejo.
Benediktus mengatakan, para ibu tak perlu khawatir untuk melakukan program bayi tabung di masa pandemi. Dia menyatakan, ada protokol kesehatan yang diterapkan selama proses bayi tabung. Yakni, batasi durasi jarak, memakai masker, menjaga jarak aman, dan mencuci tangan.
Direktur Morula IVF Surabaya dokter Amang Surya Priyanto menyebutkan, layanan streaming membantu para ibu yang ingin memiliki momongan dengan program bayi tabung namun terhalang oleh jarak. Para ibu bisa memperpendek tahapan program. “Konsultasi dulu lewat streaming. Kemudian, untuk tahapan berikutnya tatap muka,” terangnya.
Dokter kelahiran Jember itu menyatakan, pasien akan dianalisis kondisi kesehatannya sebelum tatap muka melalui streaming. Mulai dari usia hingga apakah ada gangguan di kandungan pasien. “Per hari ada 1-2 pasien bayi tabung yang konsultasi lewat streaming,” ujar Amang.
Ditemui di lokasi yang sama dengan Amang dan Benediktus, dr Ali Mahmud SpOG (K) FER mengungkapkan, apabila para ibu ada indikasi untuk program bayi tabung tetap lakukan saja. Menurutnya, tak banyak ibu yang mengabaikan program bayi tabung. “Program bayi tabung dijadikan opsi terakhir biasanya,” jelasnya.
Lantas, bagaimana caranya untuk mengetahui program bayi tabung harus segera ditempuh? Ali menyebutkan, konsultasi dengan dokter sedini mungkin. Tidak perlu menunggu. “Tunggu usia perkawinan lama dulu, misalnya. Langsung temui dokter,” tambahnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
