Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Maret 2026 | 02.51 WIB

IDAI Ingatkan Campak Bukan Penyakit Ringan, Berisiko Komplikasi Serius

“Begitu masuk virus campak, maka diserang oleh berbagai daya tahan tubuh agar bisa meredam si virus. Berbagai potensial imun yang berperan juga ikut habis dan fungsinya berkurang. Akhirnya kemampuan daya tahan tubuh untuk training dia menghadapi penyakit menjadi turun,” imbuh dia.

Selain itu, berisiko mengalami bukan kejang demam biasa lantaran virus campak-nya sudah terkena ke otak. Campak berisiko menimbulkan dampak jangka panjang seperti Subacute Sclerosing Panencephalitis (SSPE), gangguan saraf progresif merusak otak yang dapat timbul beberapa tahun setelah terinfeksi campak.

“Sangat bisa karena si virus campak-nya yang ke otak sehingga bisa menimbulkan kematian. SSPE itu bukan sekarang, tetapi next bahkan dikatakan bisa 23 tahun setelah terkena campak,” tutur dia. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore