
Banjir di salah satu perumahan, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, Jumat (23/01/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Banjir bukan hanya soal air yang menggenang dan aktivitas yang terganggu, tapi juga ancaman serius bagi kesehatan. Lingkungan yang kotor, air tercemar, dan sanitasi yang buruk membuat berbagai penyakit mudah menyebar, mulai dari diare, penyakit kulit, hingga infeksi saluran pernapasan.
Tak sedikit orang yang awalnya merasa baik-baik saja, lalu jatuh sakit beberapa hari setelah banjir surut. Karena itu, mencegah penyakit saat banjir jauh lebih penting daripada mengobatinya.
Dengan langkah yang tepat dan kesadaran sejak dini, kamu bisa meminimalkan risiko gangguan kesehatan meski berada di kondisi serba terbatas. Berikut 5 tips penting yang bisa kamu lakukan agar tubuh tetap sehat selama dan setelah banjir seperti dirangkum dari berbagai sumber!
1. Hindari Kontak Langsung dengan Air Banjir Sebisa Mungkin
Air banjir biasanya tercampur lumpur, sampah, limbah rumah tangga, bahkan kotoran hewan yang mengandung bakteri dan virus berbahaya. Jika terpaksa melintas, gunakan alas kaki seperti sepatu boots atau sandal tebal untuk melindungi kulit dari luka dan infeksi. Setelah kontak dengan air banjir, segera bersihkan tubuh dengan sabun agar kuman tidak menempel terlalu lama.
2. Jaga Kebersihan Tangan dan Tubuh, Jangan Tunggu Terasa Gatal atau Sakit
Kebersihan diri menjadi kunci utama pencegahan penyakit saat banjir. Biasakan mencuci tangan dengan sabun, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah. Jika air bersih terbatas, gunakan hand sanitizer sebagai alternatif. Mandi secara rutin juga penting untuk mencegah penyakit kulit yang sering muncul akibat air kotor dan lembap.
3. Pastikan Makanan dan Air Minum Aman untuk Dikonsumsi
Saat banjir, banyak sumber air yang terkontaminasi. Pastikan kamu hanya mengonsumsi air minum yang sudah dimasak hingga mendidih atau air kemasan yang terjamin kebersihannya. Hindari makanan yang terendam banjir karena berisiko mengandung bakteri. Pilih makanan yang dimasak matang dan disimpan dengan baik agar tidak memicu gangguan pencernaan seperti diare atau tifus.
4. Gunakan Pakaian Kering dan Ganti Jika Basah Terkena Banjir
Pakaian basah yang dipakai terlalu lama bisa memicu iritasi kulit, jamur, hingga infeksi. Jika pakaian atau alas tidur terkena air banjir, segera cuci dan keringkan sebelum digunakan kembali. Menjaga tubuh tetap kering membantu mempertahankan daya tahan tubuh, terutama di cuaca lembap yang sering menyertai banjir.
5. Perhatikan Kondisi Tubuh dan Segera Cari Bantuan Medis Jika Ada Gejala
Jangan abaikan tanda-tanda awal penyakit seperti demam, diare, gatal berlebihan, luka yang sulit sembuh, atau batuk berkepanjangan. Segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat jika kamu merasakan gejala tersebut. Penanganan sejak dini bisa mencegah penyakit berkembang menjadi lebih serius, terutama di situasi pascabanjir yang rentan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
