Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 Juni 2023 | 04.26 WIB

Bio Farma dan Sinopharm Tandatangani Partnership Penanggulangan TBC

Wakil Menteri I BUMN Pahala Nugraha Mansury menyaksikan penandatanganan Global Co-Development Partnership on Innovative Tuberculosis Treatment untuk mendukung solusi penanggulangan penyakit TBC.


JawaPos.com
- Biofarma Group mendukung solusi total penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) dengan melakukan Penandatangan Global Co-Development Partnership on Innovative Tuberculosis Treatment. Kerja sama itu dilakukan Bio Farma dengan Sinopharm terkait pengembangan pengobatan baru TBC di Beijing pada 26 Mei 2023 lalu.

Penandatangan dilakukan oleh Direktur Penelitian dan Pengembangan Bio Farma Yuliana Indriati dan Vice President & President Director of Global Business Unit Sinopharm Yan Bing. Disaksikan oleh Wakil Menteri I BUMN Pahala Nugraha Mansury, President Sinopharm International Zhou Song, Direktur Utama Kimia Farma David Utama dan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Bio Farma IGN Suharta Wijaya.

Pahala Nugraha Mansury menyampaikan bahwa kerja sama Bio farma Group dengan Sinopharm telah terjalin cukup lama sejak 2020.

Pada 2020, kami memiliki perjanjian pembelian 7,5 juta dosis vaksin covid-19 yang kemudian pada November 2022, Kimia Farma sebagai anak perusahaan Bio farma Group menandatangani MoU untuk memperkuat kerja sama termasuk ekspor impor, produksi, distribusi dan kerja sama lainnya dan diawal 2023 ini, Kimia Farma dan Sinopharm baru saja menandatangani MoU terkait pengembangan Bahan Baku Obat and Traditional Chinese Medicine” ungkap Pahala.

Lebih lanjut Pahala menjelaskan, Indonesia merupakan negara dengan prevalensi TBC tertinggi kedua di dunia. "Bio farma Group, sebagai perusahaan farmasi milik negara, telah menunjukkan dukungan dan solusi dalam penanggulangan TBC melalui diagnostikpencegahan dengan vaksin dan pengobatan dengan produk farmasipaparnya.

Pahala berharap dalam beberapa tahun ke depan, Bio Farma dan Sinopharm dapat terus berkolaborasi dalam mewujudkan pengembangan produk inovatif berskala global, pengobatanTBC dalam mengurangi angka ketidakpatuhan pasien akibat efek samping yang parah.

Direktur Utama Holding BUMN Farmasi Honesti Basyir menyampaikan bahwa, kerja sama yang terjalin antara Bio Farma dan Sinopharm dapat mempercepat penanggulangan Tuberkulosis khususnya di Indonesia.

Saya sangat yakin bahwa kerja sama ini akan memperkuat peran Bio Farma dan Sinopharm dalam penanggulangan Tuberkulosis yang didukung oleh uji klinis dan proses produksi yang mengacu pada standar internasional untuk produk diagnostik, vaksin, dan pengobatan yang inovatif baikuntuk lokal maupun global” ujar Honesti.

Sementara itu, Direktur Penelitian dan Pengembangan Bisnis Bio Farma Yuliana Indriati menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan menghasilkan inovasi pengobatan TBC yang efektif.

“Bio Farma dan Sinopharm berkolaborasi dalam pengembangan pengobatan TBC-resistensi obat, dengan efek samping yang lebih rendah dan efikasi yang dibuktikan dengan uji klinik di beberapa negara, sehingga meningkatkan kepatuhan pengguna dan menurunkan angka kematian akibat TBC” ujar Yuliana.

“Bio Farma dan Sinopharm bekerja sama untuk menjadi global supply dalam pencegahan dan pengobatan TBC dengan didukung oleh data uji klinis dan proses produksi yang sesuai dengan ketentuan internasional” tambahnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore