
Keju. (Freepik)
JawaPos.com – Keju dikenal luas sebagai salah satu produk olahan susu yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Dari sarapan cepat di pagi hari hingga topping meleleh favorit di pizza, keju selalu punya tempat istimewa. Selain menjadi bahan makanan yang lezat dan serbaguna, ternyata keju juga mengandung beragam zat gizi penting yang dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan tubuh.
Dilansir dari Health.com, keju merupakan produk olahan susu yang mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, dan vitamin A, K, serta B kompleks. Kombinasi zat gizi ini menjadikan keju bukan hanya sumber energi, tetapi juga makanan yang mendukung berbagai fungsi penting tubuh mulai dari pembentukan tulang, menjaga metabolisme, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Namun, di sisi lain, keju juga bisa tinggi kalori, natrium, dan lemak jenuh, tergantung dari jenisnya. Menurut Medical News Today, setiap jenis keju memiliki komposisi gizi makro yang berbeda. Misalnya, mozzarella termasuk keju yang relatif rendah lemak dan kalori, sehingga sering dipilih sebagai alternatif yang lebih sehat. Ricotta juga merupakan jenis keju rendah lemak dan kalori dibandingkan keju lainnya. Sementara itu, cheddar memang mengandung lemak, garam, dan kalori yang lebih tinggi, tetapi tetap kaya akan vitamin serta mineral yang memberikan manfaat bila dikonsumsi secara bijak.
Sebagai gambaran, mengutip dari Ciputra Hospital berikut kandungan gizi yang terdapat pada satu potong keju cheddar (sekitar 28 gram):
Manfaaat Keju bagi Kesehatan
1. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi
Salah satu manfaat utama keju adalah kemampuannya dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi. Dilansir dari Health.com, pola makan yang rendah kalsium, vitamin D, dan protein dapat meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis, yaitu kondisi ketika tulang menjadi rapuh dan mudah patah.
Keju mengandung ketiga nutrisi penting tersebut, ditambah fosfor dan magnesium yang juga berperan besar dalam menjaga kepadatan dan kekuatan tulang. Sejalan dengan hal tersebut, Medical News Today menyebutkan konsumsi keju dikaitkan dengan kepadatan mineral tulang yang lebih tinggi serta penurunan risiko patah tulang.
Hal ini disebabkan oleh kandungan protein, kalsium, dan vitamin D yang bekerja bersama menjaga struktur tulang tetap kuat. Menariknya, keju yang melalui proses fermentasi seperti cheddar dan parmesan disebut memiliki manfaat paling konsisten terhadap kesehatan tulang karena proses fermentasinya membantu penyerapan nutrisi lebih optimal.
Tak hanya bermanfaat bagi tulang, keju juga berpotensi meningkatkan kesehatan gigi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi keju dapat meningkatkan pH pada plak gigi, yang berarti menurunkan tingkat keasaman di mulut. Kondisi ini dapat membantu melindungi gigi dari risiko karies atau gigi berlubang.
2. Menjaga Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah
Selain bermanfaat bagi tulang, keju juga memiliki potensi untuk menunjang kesehatan jantung dan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Menurut Ciputra Hospital, kandungan kalsium dalam keju berperan dalam menurunkan risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi. Sebuah penelitian pada tahun 2024 menunjukkan bahwa konsumsi keju dapat membantu menurunkan tekanan darah dengan cara meningkatkan metabolisme lemak dan menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh.
Meskipun hasil tersebut menjanjikan, para ahli menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk memperkuat bukti ini. Oleh karena itu, disarankan untuk memilih jenis keju yang rendah lemak dan rendah natrium, seperti cottage cheese atau feta, agar manfaatnya bisa dirasakan tanpa meningkatkan risiko penyakit jantung.
Health.com menambahkan bahwa beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi keju dan penurunan risiko penyakit jantung, termasuk risiko kematian akibat gangguan jantung. Meski jenis keju yang dikonsumsi tidak disebutkan secara spesifik, para ahli dari American Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk memilih produk susu rendah lemak atau bebas lemak. Hal ini karena asupan lemak jenuh dan natrium yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
