
Ilustrasi alasan mengapa berat badan cepat naik turun (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Pernah merasa senang karena berat badan turun drastis dalam waktu singkat, tapi kemudian kecewa saat angka di timbangan naik lagi?
Kondisi ini sering disebut efek yo-yo, dan banyak orang yang mengalaminya setelah mencoba diet ketat atau program penurunan berat badan instan.
Masalahnya, berat badan yang cepat turun biasanya tidak dibarengi dengan perubahan gaya hidup yang berkelanjutan.
Akibatnya, tubuh akan beradaptasi dengan memperlambat metabolisme, membuat rasa lapar lebih sering muncul, dan akhirnya berat badan kembali naik bahkan lebih tinggi dari sebelumnya.
Tapi jangan khawatir, ada cara untuk menghentikan siklus ini. Dengan memahami penyebab utama kenapa berat badan cepat naik lagi, Anda bisa menemukan solusi yang lebih sehat, efektif, dan tahan lama untuk menjaga berat badan ideal tanpa harus tersiksa oleh diet ekstrem.
Kembalinya Berat Badan dengan Cepat
Dilansir dari lama India Today, menurut Kushal Pal Singh dari Anytime Fitness, penurunan berat badan yang instan biasanya bukan karena lemak hilang, melainkan lebih banyak cairan dan otot.
Karena metode ini tidak berkelanjutan, begitu orang kembali ke pola makan lama, tubuh yang sudah masuk “mode bertahan hidup” justru lebih cepat menyimpan lemak.
Setelah fase “kelaparan” berakhir, metabolisme melambat dan hormon lapar meningkat, membuat orang mudah makan berlebihan.
Tubuh juga otomatis menyimpan lebih banyak lemak sebagai cadangan, seolah bersiap menghadapi kelaparan berikutnya.
Dampak pada Tubuh
Menurunkan berat badan dengan cepat sering kali terlihat menjanjikan, angka di timbangan turun drastis, tubuh terasa lebih ringan, dan rasa puas pun muncul.
Namun, di balik itu, tubuh justru menghadapi tekanan besar. Alih-alih membakar lemak, diet ekstrem membuat otot terkikis, metabolisme melambat, dan nutrisi penting berkurang.
Akibatnya, risiko gangguan hormon, masalah jantung, hingga melemahnya sistem imun menjadi jauh lebih tinggi.
Semua ini menunjukkan bahwa penurunan berat badan instan bukan sekadar sulit dipertahankan, tapi juga bisa membawa dampak serius bagi kesehatan jangka panjang.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
