Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 23.36 WIB

Imunisasi Penting! Wabah Campak di Sumenep, 17 Anak Meninggal

Ilustasi vaksin campak. (Istimewa) - Image

Ilustasi vaksin campak. (Istimewa)

JawaPos.com–Wabah campak yang menelan korban jiwa di Kabupaten Sumenep menjadi pengingat tentang pentingnya imunisasi dasar bagi anak. Sepanjang Februari hingga Juli 2025, sebanyak 17 anak meninggal akibat Kejadian Luar Biasa (KLB) campak di wilayah Sumenep.

Kementerian Kesehatan menyebut mayoritas korban belum pernah mendapatkan imunisasi.

“Mayoritas anak yang meninggal akibat KLB campak di Sumenep tidak memiliki riwayat imunisasi,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman.

Hilangnya nyawa 17 anak itu bukan sekadar angka. Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi melakukan perbaikan dari akarnya. Apalagi, campak merupakan penyakit yang bisa dicegah melalui imunisasi.

Dokter spesialis anak Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A, mengatakan, imunisasi campak merupakan langkah paling efektif untuk mencegah penyakit ini. Anak yang tidak mendapatkan vaksin lebih rentan mengalami komplikasi serius, termasuk kematian.

“Tidak diimunisasi merupakan salah satu faktor risiko utama kematian akibat campak. Karena itu jangan lupa untuk imunisasi campak,” tegas Meta.

Dr Meta juga mengingatkan, sekalipun anak pernah diduga terkena campak, imunisasi tetap penting.

“Diagnosis campak tanpa pemeriksaan laboratorium sering tidak akurat. Kalaupun benar pernah terkena campak, imunisasi tetap bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan dan tidak menimbulkan risiko,” terang Meta Herdiana Hanindita.

Campak adalah penyakit yang sangat menular dan bisa berakibat fatal. Beberapa gejala muncul setelah terjadi penularan.

“Setelah masa inkubasi 10–12 hari, anak biasanya mengalami demam, batuk, pilek, dan sakit mata. Dua hingga empat hari kemudian akan muncul ruam dari kepala hingga ke seluruh tubuh,” jelasnya melalui akun Instagram @metahanindita.

Kasus di Sumenep sekaligus menjadi peringatan bahwa program imunisasi dasar lengkap tidak boleh diabaikan. Pemerintah mendorong orang tua agar aktif memastikan anak mendapatkan vaksin sesuai jadwal, termasuk vaksin campak yang sudah lama tersedia secara gratis di fasilitas kesehatan.

Dengan cakupan imunisasi yang tinggi, risiko terjadinya wabah campak dapat ditekan, sehingga anak-anak Indonesia terlindungi dari penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore