
Ilustrasi madu. (Pexels)
JawaPos.com – Dalam beberapa tahun terakhir, tren gaya hidup sehat yang berbasis konsumsi alami mengalami peningkatan pesat. Konsumen semakin selektif dalam memilih produk, terutama untuk masalah kesehatan kronis seperti GERD dan gangguan lambung.
Vitagerd menjawab kebutuhan ini dengan menghadirkan madu herbal yang diformulasikan khusus. Produk ini mengombinasikan madu murni dengan delapan jenis herbal pilihan yang telah lama dikenal dalam pengobatan tradisional Nusantara. Di antaranya adalah kayu manis, jahe, kunyit, kencur, temulawak, mengkudu, ketumbar, dan akar alang-alang.
Racikan tersebut tidak hanya dirancang untuk meredakan asam lambung, tetapi juga membantu memperbaiki fungsi pencernaan secara menyeluruh. Karakteristik alami dari setiap bahan menjadikan Vitagerd cocok untuk dikonsumsi jangka panjang tanpa efek samping berbahaya.
Selain komposisi yang kuat, keunggulan lain dari Vitagerd terletak pada aksesibilitas produk. Konsumen bisa mendapatkan Vitagerd melalui berbagai kanal, mulai dari apotek, minimarket, hingga e-commerce nasional.
Distribusi yang luas ini menjadi faktor pendukung utama keberhasilan brand dalam memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak konsumen dari berbagai kalangan. Tidak hanya di kota besar, tetapi juga hingga daerah-daerah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
“Setiap hari kami menerima ratusan konsultasi dari konsumen yang mengeluhkan gangguan lambung, terutama saat aktivitas terganggu karena perut terasa tidak nyaman. Vitagerd hadir sebagai solusi alami yang cepat dan praktis. Komitmen kami adalah menjaga kualitas dan pelayanan agar masyarakat Indonesia dapat terbebas dari asam lambung,” beber Deni Tambayong, Senior Brand & Marketing Vitagerd.
Berkat madu herbal untuk meredakan asam lambung, mengawali kuartal kedua tahun 2025, Vitagerd mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Top Brand Award 2025 untuk kategori Madu untuk Mengatasi Lambung. Penghargaan ini merupakan hasil survei nasional yang dilakukan oleh Frontier Group melalui metode Top Brand Index (TBI), melibatkan lebih dari 12.000 responden yang tersebar di 15 kota besar Indonesia.
Penghargaan ini menjadi tonggak baru dalam perjalanan Vitagerd di industri kesehatan herbal. Tak hanya sebagai pengakuan atas kualitas produknya, penghargaan ini juga menjadi simbol kepercayaan masyarakat luas terhadap produk berbasis bahan alami dalam menangani gangguan lambung.
Menurut survei TBI, Vitagerd menunjukkan performa kuat dalam tiga aspek penilaian, yakni Top of Mind Share (tingkat merek yang pertama kali disebut), Top of Market Share (penggunaan aktual oleh konsumen), dan Top of Commitment Share (kesetiaan terhadap merek). Hal ini membuktikan dominasi Vitagerd di benak konsumen sebagai solusi herbal terpercaya untuk masalah lambung.
“Terima kasih kepada seluruh konsumen dan masyarakat Indonesia yang telah mempercayai Vitagerd sebagai pendamping kesehatan harian. Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menghadirkan produk berkualitas yang memberikan manfaat nyata,” sebut Aditya, Sales Manager Vitagerd.
Penghargaan Top Brand bukanlah akhir perjalanan, melainkan titik awal untuk inovasi berkelanjutan. Vitagerd menyatakan kesiapannya untuk memperluas pasar, memperkenalkan varian baru, dan meningkatkan edukasi kepada masyarakat seputar pentingnya menjaga kesehatan lambung sejak dini.
Dengan pencapaian ini, Vitagerd mempertegas posisinya sebagai pemimpin pasar dalam kategori madu herbal untuk lambung. Langkah-langkah strategis ke depan akan difokuskan pada penguatan distribusi, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, dan konsistensi dalam menjaga mutu produk. Pengakuan nasional ini membuktikan bahwa Vitagerd bukan sekadar produk pelengkap, tetapi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat Indonesia masa kini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
