
Ilustrasi pasangan di masa tua./Freepik.
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, tubuh kita mengalami berbagai perubahan yang memengaruhi cara kita mencerna makanan, menyerap nutrisi, dan menjaga fungsi organ tetap optimal.
Maka dari itu, penting bagi kita sebagai lansia untuk lebih selektif dalam memilih makanan sehari-hari, terutama saat memasuki usia lanjut.
Banyak penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan jantung seringkali muncul atau memburuk karena pola makan yang kurang sehat.
Padahal, dengan melakukan sedikit perubahan pada apa yang kita konsumsi, risiko terhadap berbagai penyakit tersebut bisa ditekan secara signifikan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa jenis makanan yang sebaiknya mulai dikurangi untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup di masa tua.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Senin (19/5), berikut merupakan 8 makanan yang harus dikurangi saat memasuki usia lanjut guna menurunkan risiko penyakit di masa tua.
1. Daging Olahan
Daging olahan seperti nugget, sosis, ham, dan bacon mungkin sudah menjadi bagian dari makanan sehari-hari sejak dulu.
Namun, sudah saatnya untuk mempertimbangkan kembali seberapa sering kita mengonsumsinya, terutama bagi lansia.
Daging olahan biasanya mengandung kadar garam (sodium) yang tinggi, lemak jenuh, dan bahan pengawet yang tidak baik bagi tubuh jika dikonsumsi terus-menerus.
Bagi orang lanjut usia, tubuh tidak lagi seefisien dulu dalam memproses zat-zat ini, sehingga dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.
Oleh karena itu, mengurangi konsumsi daging olahan dan menggantinya dengan pilihan yang lebih sehat seperti ayam atau kalkun segar bisa menjadi langkah sederhana namun bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan kualitas hidup yang lebih baik.
2. Makanan Gorengan
Makanan yang digoreng, seperti ayam goreng, kentang goreng, atau camilan lainnya, memang memiliki daya tarik tersendiri.
Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat banyak orang menyukainya. Namun, makanan yang digoreng biasanya mengandung lemak trans yang tinggi dan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
