Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 April 2023 | 22.54 WIB

Cuaca Panas Tak Biasa, Waspadai Gejala Dehidrasi Ini

Ilustrasi cuaca panas di Thailand. - Image

Ilustrasi cuaca panas di Thailand.

JawaPos.com - Cuaca panas tak biasa yang terjadi di Indonesia belakangan ini mesti menjadi perhatian, utamanya terhadap dampak buruk untuk anak-anak. Menurut dokter spesialis anak Rumah Sakit EMC Tangerang dr. Himawan Aulia Rahman, salah satu dampak buruk paling utama dari cuaca panas adalah dehidrasi.

"Memang benar suhu udara sangat panas. BMKG bilang paparan UV ini sangat ekstrem dan tinggi. Itu bisa menyebabkan risiko, utamanya pada anak itu menimbulkan dehidrasi," ujarnya kepada wartawan, Jumat (28/4).

"Ini dialami bagi anak-anak yang konsumsi minumnya nggak banyak," kata dr. Himawan.

Adapun gejala yang dapat terlihat dari anak-anak yang mengalami dehidrasi, ia menyebutkan bahwa anak bisa mengalami demam, mulut dan lidah menjadi kering.

"Dalam kondisi ekstrem, pipisnya bisa sedikit dan warnanya pekat. Itu adalah tanda-tanda dehidrasi," ungkapnya.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Gastro Hepatologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu mengatakan bahwa jika sudah dalam keadaan gawat dengan gejala dehidrasi berat, anak bisa mengalami pingsan hingga tak sadarkan diri. Jika sudah begitu, ia mengatakan bahwa anak harus dibawa ke rumah sakit.

"Apalagi kalau anak mengalami muntah-muntah dan diare. Jadi, dehidrasi yang menjadi concern saat cuaca panas," tegasnya.

"Kalau ringan, ya bisa diobati lewat minum," jelas dr. Himawan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore