
Kenali tiga jenis kulit bayi agar bisa memberikan perawatan yang tepat.
JawaPos.com - Tak hanya orang dewasa, bayi pun rentan terkena masalah kulit. Terlebih lapisan kulit bayi yang berbeda dengan orang dewasa tentu membutuhkan perawatan khusus. Bicara soal masalah kulit bayi, American Academy of Dermatology mengungkapkan 1 dari 5 anak berisiko terkena dermatitis atopik. Dermatitis atopik adalah alergi atau eksim pada kulit bayi yang sangat kering.
"Penyebabnya belum diketahui secara pasti, namun diperkirakan berasal dari faktor keturunan, sistem imun yang rendah dan pada umumnya lebih sering terjadi di daerah perkotaan dengan iklim kelembaban yang rendah (faktor cuaca)," kata Brand Ambassador label produk perawatan kulit bayi Mustela dan Dokter Spesialis Kulit dan Kecantikan Reisa Broto Asmoro, dalam konferensi pers, Rabu (8/8).
Bayi yang mengalami dermatitis atopik memiliki risiko lebih tinggi terkena asma dan gangguan kardiovaskuler saat dewasa. Bahkan, 50-70 persen bayi dengan dermatitis atopik berisiko terkena asma selama masa pertumbuhannya. Dermatitis atopik dapat ditangani dengan cara mengidentifikasi pemicu dan menghindarinya serta menerapkan perawatan kulit yang tepat.
Maka bunda harus mengetahui ada tiga jenis kulit bayi yang bisa dikenali dengan mudah. Jika sudah mengetahui apa jenis kulitnya, maka bisa dengan mudah mengaplikasikan segala produk perawatan kulit bayi.
Kulit Normal
Pertama adalah jenis kulit normal, di mana tekstur kulit bayi terasa lembut, lembab dan bersih. Jenis kulit ini sangat mudah untuk dideteksi karena teksturnya yang halus ketika disentuh.
Kulit Kering dan Kasar
Kedua adalah jenis kulit kering dimana tekstur kulit bayi cenderung kasar, bersisik dan terkadang mengelupas. Jenis kulit kering dapat muncul karena beberapa faktor seperti faktor genetik, lingkungan yang tidak bersih ataupun penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok.
Kulit Eksim
Ketiga adalah jenis kulit dermatitis atopik atau eksim, yakni tekstur kulit bayi terasa sangat kering, sering muncul bercak merah, terasa gatal. Ada faktor genetik dan umumnya terjadi pertama kali saat bayi berusia 2 bulan hingga 1 tahun. Maka jika kondisinya seperti ini, sebaiknya bunda memilih produk khusus untuk kulit bayi dengan dermatitis atopik.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
