
ILUSTRASI: Susu kambing etawa dan ramuan herbal. .
JawaPos.com - Puasa Ramadan selain memiliki nilai ibadah juga bermanfaat terhadap kesehatan. Sebuah studi di Universitas California Irvine, Amerika Serikat (AS) menyatakan banyak manfaat dari puasa dari prespektif kesehatan.
Di antaranya membantu fase pembersihan alami dalam tubuh dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu dapat mencegah penyakit degeneratif.
Studi itu juga menyebutkan bahwa puasa dapat mempengaruhi kerja ritme sirkadian hati dan otot rangka, sehingga mampu memperbaiki metabolisme dan meningkatkan perlindungan tubuh terhadap serangan penyakit degeneratif seperti misalnya penyakit osteoporosis.
Akan tetapi, aktivitas padat di pada Ramadan terkadang membuat beberapa orang lupa untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi. Kurangnya asupan nutrisi saat sahur dan berbuka bisa menjadi penyebab utama.
Dokter Inggar B.W, S.KED., A.P. mengatakan, penting bagi masyarakat tetap menjaga asupan makanan bergizi seimbang selama menjalani ibadah puasa. Terutama daa sahur. Makanan bergizi seimbang itu seperti sayuran, buah, dan juga susu yang kaya nutrisi. Gunanya untuk menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi.
Semua itu dapat diperoleh dari makanan yang kaya akan kalsium, protein, vitamin D, selenium, antioksidan, dan asam lemak omega 3. "Bagi yang puasa, saat sahur dapat mengkonsumsi biji-bijian utuh, ikan, sayur, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan juga susu," ujar Inggar.
Inggar menyebut bahwa kepadatan massa tulang paling tinggi umumnya pada usia 30 tahun. "Jika kita tidak menjaga tulang dan otot sejak muda, maka risiko penyakit tulang dan otot semakin besar. Sehingga menjaga kekuatan tulang dan otot sejak dini diperlukan, agar tidak terjadi gangguan tulang dan otot di masa tua,” terangnya.
Lebih jauh Inggar mengatakan, salah satu nutrisi untuk mendapatkan kesehatan tulang lebih baik dengan mengkonsumsi susu kambing etawa. Selama ini susu kambing etawa dipercaya menjadi andalan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Sebab di susu kambing itu terdapat kandungan kalsium yang tinggi sehingga mampu mempercepat regenerasi hemoglobin yang kemudian membuatnya lebih cepat atasi masalah pengeroposan tulang.
Adapun salah satu contoh produk susu kambing etawa yakni Etawalin. Produk itu terbuat dari perpaduan susu kambing Etawa murni dan racikan herbal khusus. Di dalam racikan herbal khusus itu berisikan jahe, temulawak, kayu manis, sereh, dan daun salam. Semua itu diformulasikan secara klinis sehingga terbukti 100 persen aman dikonsumsi jangka panjang dan minim efek samping.
Sementara itu, VP Marketing Ethos Reza Yazdi menuturkan, kesadaran masyarakat mengenai kesehatan sudah mulai meningkat, sehingga mereka cenderung mengkonsumsi produk-produk berbahan alami untuk mendukung kesehatan.
Dia mengklaim Etawalin berbeda dengan jenis susu lainnya. Pasalnya Etawalin terbuat dari susu kambing etawa yang dilengkapi dengan 4 kandungan bahan herbal alami. Tidak hanya itu, Etawalin diklaim telah bersertifikasi BPOM dan halal MUI sehingga sangat aman.
"Ramadan juga penting bagi masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan tulang dan sendi agar badan tetap prima. Sehingga mudik lebaran lancar dan bisa berkumpul bersama keluarga di hari Raya Idul Fitri," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
