
Ilustrasi orang terserang HMPV. (IST)
JawaPos.com - Human Metapneumovirus (HMPV) yang menyebabkan kasus infeksi saluran pernapasan telah menjadi perhatian global setelah adanya peningkatan kasus yang signifikan di Tiongkok. Ternyata HMPV sendiri sering dijuluki ‘kembaran’ virus influenza A yang memang sudah lama dikenal masyarakat. Lalu apa perbedaannya?
Dalam keterangan tertulis Bethsaida, HMPW yang sering dijuluki kembaran influenza A memang memiliki gejala mirip flu. Seperti batuk, pilek, demam, dan sakit tenggorokan. Akan tetapi, jika menyerang pada bayi, lansia, dan orang dengan kondisi medis yang mendasar, HMPV bisa menyebabkan masalah serius.
Sedagkan Influenza A adalah virus yang dikenal sangat menular dan dapat menyebabkan penyakit yang bervariasi. Mulai dari flu biasa hingga pneumonia yang parah. Subtipe H1N1 dan H9N2 dari Influenza A menjadi perhatian utama dalam wabah kali ini.
Namun keduanya dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, mulai dari pneumonia dan bronkitis hingga gagal napas. Selain itu, kedua virus ini juga dapat memperburuk kondisi kesehatan pada individu dengan penyakit kronis seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).
Untuk penyebaran kedua virus ini pun memiliki bebrapa faktor pendukung yang sama. Yakni Kondisi cuaca seperti perubahan musim dan lingkungan lembap, yang ideal bagi virus, Mobilitas tinggi penduduk di kota-kota besar, dan Penurunan imunitas masyarakat setelah pandemi COVID-19.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Pitono, menerangkan, pihaknya telah menyediakan layanan screening untuk mendeteksi infeksi virus seperti HMPV dan juga Influenza A. Dengan fasilitas yang lengkap dan tenaga medis berpengalaman, pihaknya siap membantu masyarakat untuk mendapatkan diagnosis dini dan penanganan yang tepat, terutama dalam menghadapi risiko penyebaran virus yang semakin meningkat.
Ada beberapa langkah mencegah penyebaran HMPV dan Influenza A, beberapa langkah penting dapat dilakukan. Seperti Vaksinasi, untuk Influenza A dapat dicegah dengan vaksin influenza, sedangkan vaksin untuk HMPV hingga saat ini masih belum ada.
Lalu ikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan secara teratur, dan menjaga jarak fisik adalah langkah-langkah sederhana namun efektif untuk mencegah penularan.
Istirahat cukup pun perlu dilakukan jika merasa sakit, segera istirahat dan hindari kontak dengan orang lain. Segera konsultasikan dengan dokter jika gejala semakin parah.
“Pencegahan adalah kunci dalam menghadapi wabah virus seperti HMPV dan Influenza A. Penting untuk menjaga imunitas tubuh, mengikuti protokol kesehatan, dan segera mencari bantuan medis jika mengalami gejala serius,” ujar dr. Alius Cahyadi, SpPD, FPCP, Dokter Spesialis Penyakit Dalam.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
