Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2025, 18.25 WIB

Belajar dari Kasus Nurul Qomar, Waspadai Gejala Kanker Usus

Ilustrasi kanker usus. Dikatakan minum air es saat makan baso bisa menyebabkan kanker usus, benarkah? - Image

Ilustrasi kanker usus. Dikatakan minum air es saat makan baso bisa menyebabkan kanker usus, benarkah?

 

JawaPos.com – Dunia hiburan Indonesia kembali berduka dengan meninggalnya pelawak legendaris Nurul Qomar akibat kanker usus. Penyakit ini sering kali terdeteksi terlambat karena gejalanya dianggap sebagai gangguan pencernaan biasa. Padahal, mengenali gejala kanker usus sejak dini sangatlah penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

Kanker usus adalah jenis kanker yang berkembang pada usus besar (kolon) atau rektum. Penyakit ini sering dimulai dari polip kecil yang lambat berkembang menjadi kanker. Berikut adalah beberapa gejala kanker usus yang perlu diwaspadai:

1. Perubahan Pola Buang Air Besar

Salah satu gejala utama kanker usus adalah perubahan pola buang air besar yang berlangsung lebih dari beberapa hari.

  • Gejala: Diare atau sembelit berkepanjangan, perasaan tidak tuntas setelah BAB.
  • Penyebab: Tumor di usus dapat menghalangi jalur pencernaan, menyebabkan gangguan pada pola BAB.
  • Langkah: Jika perubahan ini tidak kunjung membaik, segera konsultasikan dengan dokter.

2. Perut Kembung dan Ketidaknyamanan Berlebihan

Perut kembung yang berlangsung lama juga dapat menjadi tanda kanker usus.

  • Gejala: Perut terasa penuh, mual, atau muntah.
  • Penyebab: Tumor yang berkembang dapat mengganggu fungsi normal pencernaan.
  • Langkah: Jangan anggap remeh jika perut kembung disertai rasa sakit yang menetap.

3. Pendarahan pada Tinja

Pendarahan pada tinja adalah salah satu tanda serius yang sering kali diabaikan.

  • Gejala: Darah terlihat pada tinja atau kertas toilet.
  • Penyebab: Tumor di usus besar atau rektum yang terluka.
  • Langkah: Meski sering dikaitkan dengan ambeien, pendarahan ini tetap harus diperiksa lebih lanjut.

4. Penurunan Berat Badan Tanpa Sebab Jelas

Penurunan berat badan secara drastis adalah gejala lain yang tidak boleh diabaikan.

  • Penyebab: Tubuh menggunakan energi lebih banyak untuk melawan sel kanker, dan gangguan nafsu makan akibat kanker.
  • Langkah: Jika berat badan Anda turun tanpa alasan yang jelas, segera lakukan pemeriksaan medis.

5. Kelelahan Berlebihan

Kelelahan ekstrem meski sudah cukup istirahat dapat mengindikasikan kanker usus.

  • Penyebab: Penurunan sel darah merah akibat kanker yang menyebabkan anemia.
  • Langkah: Periksakan diri jika Anda merasa lesu atau lemah tanpa sebab yang jelas.

Pentingnya Deteksi Dini

Kanker usus sering kali baru terdeteksi pada tahap lanjut, saat peluang kesembuhan sudah menurun. Dengan mengenali gejala-gejala ini lebih awal, langkah pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan lebih efektif.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala-gejala tersebut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Perhatikan kesehatan tubuh, karena deteksi dini dapat menyelamatkan nyawa. Semoga kisah perjuangan Nurul Qomar melawan kanker usus menjadi pengingat untuk lebih peduli terhadap kesehatan.

Catatan: Selalu melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan jalani gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko terkena kanker usus.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore