
Ilustrasi sedotan kertas. (pixabay.com)
JawaPos.com–Sedotan kertas jadi alternatif selain sedotan plastik karena penggunaan yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan sedotan kertas menjadi populer karena banyak orang sudah mulai melek lingkungan. Sedotan kertas pun dianggap sebagai pengganti sedotan plastik.
Dilansir laman tiktok@drjoshredd.com, meskipun penggunaan sedotan kertas lebih baik untuk lingkungan, tetapi fakta yang dibeberkan seorang dokter baru-baru ini menghebohkan banyak orang.
Dokter Josh Redd memperingatkan orang untuk menghindari menggunakan produk tersebut. ”Anda tahu kan kalau sedotan kertas sangat bagus untuk lingkungan?” ucap dia.
Namun, dokter Josh Redd melanjutkan narasinya dengan mengungkap bahwa ada bahan di dalam sedotan itu yang mengandung zat racun. Lem yang mengeratkan kertas sedotan itu beracun. Redd menyarankan orang untuk minum langsung dari gelas daripada menggunakan sedotan tersebut.
Unggahan tersebut lantas menimbulkan beragam komentar dari netizen. Seorang netizen mengungkap bahwa saat ini tidak ada lagi yang baik dan aman untuk kesehatan.
”Tidak ada lagi pemenang di dunia ini. Tuhan! menjalani kehidupan ini sangat melelahkan,” tutur netizen.
Sedotan kertas umumnya dibuat dari lem yang aman untuk makanan. Namun, masalahnya tidak semata-mata karena hal itu. Pasalnya, kebanyakan lem terurai menjadi mikroplastik yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia. Mikroplastik ini bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti asma dan kanker paru-paru.
Selain itu, bisa juga merusak kesehatan kardiovaskular. Hal yang lebih berbahaya dari sedotan kertas adalah kandungan bahan kimia di dalamnya.
Dalam videonya, Josh Redd menunjukkan bahwa sedotan kertas mengandung bahan kimia abadi, berupa PFAFS (perfluoroalkyl dan polyfluoroalkyl). Meskipun sedotan kertas lebih ramah lingkungan, tetapi juga bisa membahayakan kesehatan tubuh karena lem yang dipakai untuk mengeratkan kertas tersebut.
