Ilustrasi seseorang yang stres saat bekerja.
JawaPos.com - Penyakit diabetes, belakangan ini tengah jadi perhatian masyarakat di Tanah Air.
Pasalnya di era modern ini, tidak sedikit anak-anak yang telah terancam penyakit diabetes.
Namun di balik maraknya kasus anak-anak terjangkit diabetes, tahukah kamu bahwa fakta menunjukkan perempuan menjadi yang paling rentan terserang diabetes?
Ya, perempuan ternyata lebih berisiko, apalagi bagi mereka yang sering bekerja lembur atau bekerja dalam waktu yang lama.
Dikutip dari Diabetes.co.uk, Senin (29/7), perempuan yang bekerja berjam-jam bisa berisiko lebih besar terkena diabetes tipe II.
Data ini telah diungkapkan oleh para peneliti pada sebuah studi 12-tahun di Kanada yang menyelidiki pola kerja lebih dari 7 ribu pekerja perempuan yang berusia antara 35-74 tahun.
Temuan menunjukkan bahwa perempuan yang bekerja lebih dari 45 jam seminggu lebih berpotensi terkena diabetes tipe II dibandingkan dengan mereka yang bekerja lebih sebentar.
Penelitian ini melibatkan pengelompokan semua peserta ke dalam kelompok yang berbeda, tergantung jam kerja mereka.
Faktor-faktor yang berpengaruh seperti usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, status perkawinan, orang tua, etnis, kesehatan jangka panjang, gaya hidup dan berat badan juga diperhitungkan.
Sekitar 10 persen dari peserta perempuan ternyata terpapar diabetes tipe II pada akhir studi selama belasan tahun.
Perempuan berisiko terkena diabetes tipe II sebanyak 63 persen lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang bekerja hanya 35 dan 40 jam dalam seminggu. Apalagi jika mereka sudah mengalami obesitas.
Penulis, peneliti dan ahli epidemiologi Mahee Gilbert-Ouime di Institute for Work and Health di Toronto, mengatakan wanita cenderung lebih banyak bekerja lagi di rumah dalam mengurus rumah tangga.
Sehingga orang berasumsi bahwa bekerja di luar rumah selama berjam-jam dapat berdampak buruk pada kesehatan.
Sebab saat bekerja terlalu lama, tubuh lebih lelah, banyak camilan, dan stres. Hal itu membuat gula darah tak terkontrol.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
