Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 Juli 2024 | 02.04 WIB

Benarkah Demensia Bisa Dicegah dengan Rutin Konsumsi Strawberry? Simak Fakta serta Penelitiannya!

 

Manfaat Strawberry yang Jarang Diketahui, Salah Satunya Mencegah Kanker./Freepik

JawaPos.Com - Demensia merupakan suatu kondisi melemahnya daya ingat dan menurunnya cara berfikir.

Pada umumnya, demensia lebih sering terjadi pada lansia kisaran umur 65 tahun ke atas.

Namun tahukah kamu, demensia sebenarnya bisa dicegah sejak awal sebelum memasuki usia lanjut.

Kondisi ini tentunya diimbangi dengan berbagai faktor pendukung seperti gaya hidup, aktivtas harian dan sosialisasi.

Dilansir dari Antara pada Jumat (12/7), studi menyatakan bahwa terdapat makanan yang membantu mengurangi risiko demensia salah satunya yakni strawberry.

Studi yang digelar University of Cincinnati, Amerika Serikat, menjadi penelitian lanjutan terkait buah strawberry yang dikaitkan dengan pencegahan demensia yang dilakukan tahun 2022.

Dari Studi tersebut, buah strawberry menjadi salah satu buah-buahan yang mudah ditemukan dan dapat dikonsumsi bagi seseorang berusia paruh baya guna mengurangi risiko demensia.

"Data epidemiologis menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi strawberry dan bluberi secara rutin memiliki tingkat penurunan kognisi yang lebih lambat seiring penuaan mereka," ucap Profesor Emeritus Departemen Psikiatri dan Biopsikologi Fakultas Kedokteran University of Cincinnati, Robert Krikorian.

Strawberry dan bluberi menjadi buah-buahan yang kaya akan kandungan antioksidan yang sangat bermanfaat bagi tubuh khususnya peningkatan metabolisme dan kognisi pada seseorang.

Selain antioksidan, kandungan bermanfaat lainnya adalah mikronutrisi berupa elagitanin dan asam elagik, kedua kandungan tersebut berguna untuk membantu penyembuhan gangguan jantung, sindrom neurodegeneratif hingga kanker.

Krikorian menambahkan, selama penelitian berlangsung, peserta diminta untuk tidak mengonsumsi jenis buah apapun selain suplemen yang didapat. Peserta lainnya diberikan bubuk suplemen strawberry yang kadarnya sama seperti satu mangkuk, serta sisanya mendapat obat semu.

Kemudian dilakukan pengujian daya kognitif peserta, termasuk memori dalam jangka panjang, dinamika emosional, keparahan gejala depresi, dan data metabolisme pada tubuh.

Peneliti mendapati hasil daripada pengujian tersebut bahwa terdapat interferensi memori di mana seseorang mengalami gangguan ingatan, risiko depresi juga berkurang pada peserta pengujian.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore