
Ilustrasi cegukan (Freepik/benzoix)
JawaPos.com – Cegukan adalah kondisi umum yang hampir semua orang pernah alami. Meskipun biasanya tidak berbahaya, cegukan bisa sangat mengganggu, terutama jika berlangsung lama. Cegukan terjadi ketika diafragma, otot besar yang memisahkan rongga dada dari rongga perut, berkontraksi secara tidak terduga.
Berikut adalah beberapa penyebab umum cegukan diantaranya yaitu ketika seseorang makan terlalu cepat , mereka mungkin menelan udara bersamaan dengan makanan yang dapat memicu kontraksi diafragma dan menyebabkan cegukan.
Minuman bersoda juga dapat menyebabkan cegukan karena mengandung gas karbon dioksida yang dapat menyebabkan distensi lambung dan merangsang diafragma.
Mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat panas atau dingin secara tiba-tiba dapat menyebabkan iritasi pada diafragma oleh karena itu, hal tersebut dapat memicu cegukan. Stres, kegembiraan, atau emosi yang kuat lainnya dapat merangsang saraf vagus yang mengendalikan diafragma, maka hal tersebut dapat menyebabkan cegukan.
Selain itu, beberapa kondisi medis, seperti refluks asam, radang tennggorokan, atau penyakit yang mempengaruhi sistem saraf juga dapat menyebabkan cegukan yang berkepanjangan.
Cegukan dapat diatasi dengan cara menahan napas selama beberapa detik, karena hal tersebut dapat meningkatkan karbon dioksida dalam darah sehingga mungkin membantu menghentikan cegukan. Minum segelas air dingin secara perlahan juga dapat membantu menenangkan diafragma dan menghentikan cegukan. Bernapas ke dalam kantong kertas dapat membantu meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah, sehingga hal tersebut juga dapat membantu menghentikan cegukan.
Cara lain yang dapat menghentikan cegukan yaitu menelan satu sendok teh gula atau madu yang bisa membantu merangsang saraf vagus dan menghentikan cegukan.
Menarik lidah ke depan dengan lembut dapat juga membantu merangsang saraf vagus dan menghentikan cegukan.
Menekan diafragma dengan lembut juga dapat membantu meredakan kontraksi dan menghentikan cegukan.
Menggigit lemon atau cuka diketahui dapat menghentikan cegukan karena rasa asamnya yang kuat dari lemon atau cuka bisa membantu merangsang saraf vagus.
Memijat bagian belakang leher atau punggung dengan lembut juga dapat membantu menenangkan saraf dan menghentikan cegukan.
Mengubah pola pernapasan dengan bernapas dalam-dalam dan perlahan-lahan bisa membantu menenangkan diafragma dan menghentikan cegukan.
Selain itu, menghindari makanan atau minuman yang bisa memicu cegukan, seperti minuman bersoda dan alkohol juga diketahui dapat membantu mencegah cegukan.
Meski cegukan biasanya tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya, adapun beberapa situasi dimana sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter, seperti cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam, kesulitan bernapas atau menelan, dan disertai gejala lain seperti sakit dada, sakit perut, atau muntah.
Cegukan adalah kondisi umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk makan terlalu cepat, minum minuman bersoda, perubahan suhu mendadak, konsumsi alkohol atau rokok, stres, dan masalah kesehatan tertentu.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
