Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Juni 2024 | 14.00 WIB

Apakah Kamu Sering Mengalami Cegukan? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi cegukan (Freepik/benzoix) - Image

Ilustrasi cegukan (Freepik/benzoix)

JawaPos.com – Cegukan adalah kondisi umum yang hampir semua orang pernah alami. Meskipun biasanya tidak berbahaya, cegukan bisa sangat mengganggu, terutama jika berlangsung lama. Cegukan terjadi ketika diafragma, otot besar yang memisahkan rongga dada dari rongga perut, berkontraksi secara tidak terduga.

Berikut adalah beberapa penyebab umum cegukan diantaranya yaitu ketika seseorang makan terlalu cepat , mereka mungkin menelan udara bersamaan dengan makanan yang dapat memicu kontraksi diafragma dan menyebabkan cegukan.

Minuman bersoda juga dapat menyebabkan cegukan karena mengandung gas karbon dioksida yang dapat menyebabkan distensi lambung dan merangsang diafragma.

Mengonsumsi makanan atau minuman yang sangat panas atau dingin secara tiba-tiba dapat menyebabkan iritasi pada diafragma oleh karena itu, hal tersebut dapat memicu cegukan. Stres, kegembiraan, atau emosi yang kuat lainnya dapat merangsang saraf vagus yang mengendalikan diafragma, maka hal tersebut dapat menyebabkan cegukan.

Selain itu, beberapa kondisi medis, seperti refluks asam, radang tennggorokan, atau penyakit yang mempengaruhi sistem saraf juga dapat menyebabkan cegukan yang berkepanjangan.

Cegukan dapat diatasi dengan cara menahan napas selama beberapa detik, karena hal tersebut dapat meningkatkan karbon dioksida dalam darah sehingga mungkin membantu menghentikan cegukan. Minum segelas air dingin secara perlahan juga dapat membantu menenangkan diafragma dan menghentikan cegukan. Bernapas ke dalam kantong kertas dapat membantu meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah, sehingga hal tersebut juga dapat membantu menghentikan cegukan.

Cara lain yang dapat menghentikan cegukan yaitu menelan satu sendok teh gula atau madu yang bisa membantu merangsang saraf vagus dan menghentikan cegukan.

Menarik lidah ke depan dengan lembut dapat juga membantu merangsang saraf vagus dan menghentikan cegukan.

Menekan diafragma dengan lembut juga dapat membantu meredakan kontraksi dan menghentikan cegukan.

Menggigit lemon atau cuka diketahui dapat menghentikan cegukan karena rasa asamnya yang kuat dari lemon atau cuka bisa membantu merangsang saraf vagus.

Memijat bagian belakang leher atau punggung dengan lembut juga dapat membantu menenangkan saraf dan menghentikan cegukan.

Mengubah pola pernapasan dengan bernapas dalam-dalam dan perlahan-lahan bisa membantu menenangkan diafragma dan menghentikan cegukan.

Selain itu, menghindari makanan atau minuman yang bisa memicu cegukan, seperti minuman bersoda dan alkohol juga diketahui dapat membantu mencegah cegukan.

Meski cegukan biasanya tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya, adapun beberapa situasi dimana sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter, seperti cegukan yang berlangsung lebih dari 48 jam, kesulitan bernapas atau menelan, dan disertai gejala lain seperti sakit dada, sakit perut, atau muntah.

Cegukan adalah kondisi umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk makan terlalu cepat, minum minuman bersoda, perubahan suhu mendadak, konsumsi alkohol atau rokok, stres, dan masalah kesehatan tertentu.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore