
Grup RS Siloam selenggarakan simposium ilmiah pada Sabtu (22/6), di Jakarta.
JawaPos.com–Grup RS Siloam, pada Sabtu (22/6), di Jakarta, menyelenggarakan simposium ilmiah dengan topik seputar digestif. Acara itu melibatkan institusi medis internasional seperti National Cancer Center Singapore, Yong Loo Lin School of Medicine, dan Asan Medical Center Korea.
Tercatat, simposium ilmiah itu dihadiri sekitar 350 peserta termasuk dokter, perawat, dan tenaga medis pendukung, serta masyarakat umum. Penyelenggaraan acara itu diklaim untuk mewujudkan misi Grup RS Siloam untuk menjadi destinasi pilihan tepercaya dalam layanan kesehatan, pendidikan medis, dan penelitian dan transformasi kesehatan oleh Pemerintah Indonesia.
Selama simposium, para narasumber mengangkat berbagai topik seputar terobosan baru dalam pelayanan bidang digestif. Beberapa topik masalah besar seperti Science Updates on Advance Endoscopy, Endo-Hepatology, Current Therapy in Colorectal Surgery, dan Robotic Surgery as A Future Technology, dibawakan dalam simposium itu.
Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan tenaga medis dan pelayanan medis terkait digestif dan organ pencernaan di Indonesia. Topik-topik tersebut akan dibawakan beberapa narasumber internasional seperti Prof. Brian Goh, Kepala Departemen Bedah Hepatopankreatobilier dan Transplantasi di National Cancer Center Singapore; Prof. Charles Tsang Bih-Shou, Kepala Departemen Bedah Yong Loo Lin School of Medicine; dan Prof. Ji Hoon Kim, Kepala Transplantasi Hati dan Bedah Hepatobilier Asan Medical Center Korea; serta tujuh narasumber nasional yang terdiri atas para profesor, dokter spesialis bedah konsultan bedah digestif, dan dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastro-entero-hepatologi.
Simposium ilmiah itu merupakan hasil kolaborasi dari 2 RS Siloam. Yakni RS Siloam Kebun Jeruk, dan RS Siloam MRCCC Semanggi. Kedua rumah sakit itu memiliki pusat keunggulan digestif yang komprehensif di dalam Grup RS Siloam dan telah berhasil melakukan berbagai tindakan medis terkait organ pencernaan termasuk lebih dari 20 ribu tindakan endoskopi, lebih dari 3 ribu tindakan laparoskopi, serta lebih dari 4 ribu tindakan bedah digestif hingga saat ini.
Layanan medis dalam bidang digestif di Grup RS Siloam juga didukung 72 dokter sub-spesialis pencernaan yang terdiri atas 29 dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastro-entero-hepatologi dan 43 dokter Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestif untuk melayani seluruh kebutuhan pasien.
”Sebagai salah satu wadah bagi para dokter untuk berkarya dalam dedikasinya untuk masyarakat, kami akan terus mendengarkan kebutuhan para dokter dan tenaga medis dan melanjutkan komitmen kami untuk mendukung karya dokter dalam pengabdiannya melalui peningkatan wawasan, edukasi dan kolaborasi antar institusi medis,” ujar Managing Director Grup RS Siloam Caroline Riady.
Dia berharap melalui simposium itu kualitas pelayanan kesehatan internasional dapat diakses para dokter, perawat, dan tenaga medis lain, untuk menambah wawasan serta terus memajukan layanan kesehatan di Indonesia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
