
Ilustrasi. Kelelahan bekerja dapat mengakibatkan stres atau depresi. (Freepik)
JawaPos.com - Narcissistic Personality Disorder (NPD) merupakan kondisi rumit yang ditandai dengan kurangnya empati, kebutuhan ingin dikagumi, dan hanya mementingkan dirinya sendiri. Gangguan kepribadian narsistik berawal dari pengabaian kondisi emosional masa kanak-kanak. Gejala yang dimunculkan dapat berupa kesombongan, dan manipulasi diri untuk terlihat lebih baik dibandingkan orang lain.
Seseorang dengan gangguan kepribadian narsistik ini cenderung terus mencari dan menuntut pujian untuk dirinya. Tetapi mereka sering kali tidak mendapatkan pujian, yang dapat memicu gejala depresi.
Kepribadian narsistik dapat memancarkan kepercayaan diri yang tinggi, dan hanya fokus mendapatkan komentar positif tentang dirinya dari orang lain.
Spekulasi penyebab depresi
Kepribadian narsistik memiliki harga diri tinggi, dan akan merasa khawatir jika kurang mendapat perhatian atau validasi dari orang lain. Mereka akan bingung ketika orang lain tidak melihat dirinya sesuai dengan persepsinya sebagai korban.
Mereka juga tidak pandai dalam mengatasi rasa malu dan kurangnya perhatian dari orang lain. Sehingga menjadi stres karena masalah interpersonal yang berkaitan dengan perilaku mereka.
Fenomena merasa haus ingin dicintai dan dikagumi yang dapat menyebabkan perasaan hampa, kesepian, dan terisolasi memicu gejala depresi. Dilansir dari Psych Central, terdapat tanda-tanda depresi pada orang yang memiliki gangguan kepribadian narsistik.
1. Kekosongan
Gejala ini terjadi ketika individu dengan gangguan kepribadian narsistik tidak menerima pujian dari orang lain, sehingga mereka merasakan hampa yang dapat menyebabkan depresi.
2. Keputusasaan
Akibat terus-menerus merasa kekosongan, mereka akhirnya menyerah dan merasa putus asa. Karena tidak kunjung mendapatkan pujian dari orang lain dan merasa dirinya kurang baik.
3. Suasana hati buruk
Ketika orang lain mengabaikannya, timbul suasana hati yang buruk membuatnya tidak percaya diri. Setelah itu, kondisi emosional mereka terus memburuk dan menyebabkan depresi.
4. Kegelisahan
Perasaan gelisah terjadi ketika tidak ada satu pun yang mengaguminya, dan mulai khawatir menerima penilaian buruk dari orang lain mengenai dirinya. Mereka jadi cemas dan tidak lagi bersemangat atau percaya diri melakukan kegiatan sehari-hari.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
