
Ilustrasi sakit mata.
JawaPos.com – Saat beraktivitas pagi di ruang terbuka dengan sinar matahari bisa jadi sumber vitamin D yang baik bagi tubuh dan tentu saja memberikan manfaat bagi banyak orang. Namun, beda halnya jika siang hari yang memancarkan radiasi sinar ultraviolet yang lebih kuat.
Paparan radiasi sinar UV dari matahari selain tidak bagus untuk kesehatan juga dapat membahayakan terutama pada mata, terlalu lama terpapar sinar UV di siang hari dapat memicu munculnya berbagai penyakit.
Salah satu bentuk perlindungan terhadap bahaya sinar ini adalah dengan menggunakan kacamata hitam. Manfaat kacamata hitam dapat mencegah penyakit mata akibat paparan sinar matahari.
Ada beberapa jenis penyakit mata yang dapat disebabkan oleh radiasi sinar UV, Dilansir dari Alodokter, berikut beberapa penyakit mata yang bisa muncul jika terlalu lama terpapar matahari
1. Katarak
Katarak adalah suatu penyakit ketika lensa mata menjadi keruh dan berawan yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur atau berkabut. Umumnya penyakit katarak ini menyerang kaum lansia, tetapi jika seseorang terkena paparan sinar UV dari matahari secara terus-menerus dapat memicu munculnya katarak.
Cahaya dari sinar ultraviolet yang dipancarkan matahari ini bisa menembus ke dalam kornea dan merusak lensa mata serta jaringan retina mata sehingga hal ini memicu terjadinya katarak pada mata.
Biasanya Katarak ditandai seperti pandangan kabur, penderita katarak juga bisa mengalami gejala berupa penglihatan ganda, sensitif saat melihat cahaya, dan sulit melihat jelas pada malam hari.
2. Pterygium
Pterygium merupakan gangguan pada mata yang terjadi akibat pertumbuhan selaput kemerahan berbentuk segitiga di konjungtiva/ selaput bening yang menutupi bagian putih bola mata. Hal ini terbentuk karena adanya penebalan pada jaringan di konjungtiva dan dapat muncul di salah satu atau di kedua mata.
Kondisi yang ditandai dengan munculnya jaringan selaput kekuningan atau kemerahan yang tumbuh pada bagian putih mata. Jaringan tersebut dapat tumbuh hingga ke bagian kornea dan memicu gangguan penglihatan. Jaringan yang tumbuh di bagian putih mata ini memang tidak bersifat kanker,
Pterygium umumnya terjadi karena terlalu banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari atau tinggal di iklim hangat dan sering tidak mengenakan kacamata hitam.
3. Pinguekula
Pinguekula ditandai dengan adanya benjolan kuning pada bagian konjungtiva, yaitu selaput bening dan tipis yang melapisi permukaan putih bola mata di dekat kornea. Pinguecula terbentuk ketika ada perubahan pada jaringan konjungtiva yang terjadi akibat paparan sinar matahari menimbulkan benjolan kecil, Benjolan yang muncul dapat mengandung kalsium, lemak, atau keduanya.
Kondisi ini sering kali diduga pterygium karena memiliki tanda dan gejala yang hampir serupa. Penyebab keduanya pun hampir sama, yaitu mata terpapar sinar matahari tanpa menggunakan kacamata hitam. Namun, pinguekula dan pterygium merupakan kondisi yang berbeda.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
