Ilustrasi pola makan sehat. (Freepik)
JawaPos.com - Kanker usus besar masih menjadi salah satu penyakit yang menghantui masyarakat. Berdasarkan American Cancer Society (2013), kanker usus besar adalah salah satu penyebab utama kematian setelah kanker paru-paru.
Perlu diketahui, kanker usus besar terjadi ketika sel-sel di dinding usus besar mengalami transformasi menjadi sel ganas. Lalu berkembang tanpa terkendali, mengakibatkan kerusakan pada jaringan dan organ sehat di sekitarnya.
Pada tahap awal, penderita kanker usus besar mungkin tidak menunjukkan gejala apapun. Namun, jika berkembang menjadi tahap lebih lanjut, bisa mengalami gejala seperti nyeri perut, sembelit, diare, BAB berdarah, perut kembung, penurunan berat badan yang dratis tanpa diet, dan mudah lelah.
Pola makan yang tepat merupakan langkah pencegahan kanker usus besar yang penting. Sebab kanker usus besar berkembang dari sel abnormal di lapisan usus besar (rektum), sehingga asupan nutrisi dapat mengurangi risiko penyakit tersebut serta menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Berikut empat pola makan untuk mencegah kanker usus besar dilansir dari Alodokter:
1. Membatasi konsumsi daging merah dan daging olahan
Daging merah dan olahan, terutama yang dimasak dengan suhu tinggi seperti digoreng atau dibakar, dapat menghasilkan senyawa kimia dan radikal bebas yang berpotensi meningkatkan risiko kanker.
Daging merah mencakup jenis daging seperti sapi, domba, babi, dan kambing, sementara daging olahan meliputi produk seperti ham, sosis, bacon, atau kornet.
Disarankan untuk membatasi konsumsi, maksimal 70 gram per hari agar mengurangi risikonya. Untuk menghindari kekurangan zat besi akibat pembatasan tersebut, perkaya menu makanan dengan daging ayam, ikan, kerang, telur, dan kacang-kacangan.
2. Memperbanyak asupan serat dan antioksidan
Konsumsi makanan kaya serat berperan penting dalam menjaga fungsi pencernaan dan mengurangi risiko kanker usus besar. Studi menunjukkan bahwa risiko terkena kanker usus besar lebih rendah pada orang vegetarian dibandingkan non-vegetarian.
Antioksidan dapat menangkal radikal bebas yang bisa merusak sel-sel usus besar. Maka dari itu, makanan yang kaya akan serat dan antioksidan, seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian (gandum utuh), dapat mencegah kanker usus besar.
3. Meningkatkan konsumsi lemak sehat
Makanan yang kaya akan lemak sehat, seperti omega-3 atau squalene, diyakini dapat mencegah kanker usus besar. Hal ini bisa diperoleh dari ikan laut, kacang-kacangan, biji-bijian, serta minyak sehat seperti minyak zaitun, kanola, bunga matahari, dan jagung.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
